Selasa, 09 Juni 2020

PT Rifan Financindo - Emas Rebound 22 Dolar AS, Investor Perkirakan Stimulus Lanjutan Fed


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), rebound dari penurunan tajam sesi sebelumnya, didorong harapan investor untuk kemungkinan langkah-langkah stimulus berikutnya dari Federal Reserve AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik 22,1 dolar AS atau 1,31 persen, menjadi ditutup pada 1.705,10 dolar AS per ounce. Emas berjangka anjlok 44,4 dolar AS atau 2,57 persen menjadi 1.683,00 dolar AS per ounce pada Jumat, setelah laporan pekerjaan AS yang kuat memberikan tekanan pada logam mulia.

emas berjangka naik 22,6 dolar AS atau 1,33 persen menjadi 1.727,40 dolar AS, setelah anjlok 29,2 dolar AS atau 1,68 persen menjadi 1.704,80 dolar AS pada Rabu. "The Fed akan terus memiliki kebijakan dovish , mereka akan terus menekan suku bunga riil dan itulah pendorong utama untuk pembelian emas selama beberapa bulan terakhir," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, menambahkan bahwa implikasi makro akan terus berlanjut mendukung emas.

Emas anjlok pada akhir pekan lalu, setelah kenaikan tak terduga dalam lapangan kerja AS meningkatkan harapan untuk pemulihan cepat dalam ekonomi global dan meningkatkan minat investor terhadap aset-aset berisiko.

Kenaikan emas juga bersifat teknis, kata analis Saxo Bank, Ole Hansen. "Penembusan di bawah 1.700 dolar AS pada Jumat sekali lagi menarik beberapa permintaan dari investor, yang telah menunggu di luar pasar untuk koreksi." Pelaku pasar sekarang sedang menunggu pertemuan kebijakan dua hari bank sentral AS, yang berakhir pada Rabu, tetapi telah berhenti memperhitungkan kemungkinan suku bunga negatif setelah laporan pekerjaan akhir pekan lalu.

Emas cenderung naik ketika suku bunga rendah, yang mengurangi peluang kerugian memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Emas juga dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Memberikan dukungan tambahan untuk logam mulia adalah pelemahan indeks dolar AS pada Senin, namun kenaikan emas dibatasi karena indeks saham AS sebagian besar positif. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 41,4 sen atau 2,37 persen, menjadi ditutup pada 17,893 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : antaranews.com

Senin, 08 Juni 2020

PT Rifan - Jepang Masuk Ke Jurang Resesi Ekonomi


PT RIFAN BANDUNG - Pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal I 2020 menyusut atau mengalami kontraksi 0,6 persen dibanding kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tersebut memang lebih baik jika dibandingkan dengan yang dikhawatirkan pasar dan laporan Pemerintah Jepang.

Pasalnya, pihak berwenang sebelumnya melaporkan ekonomi Jepang akan menyusut 0,9 persen. Meskipun demikian, pertumbuhan tersebut membuat Jepang masuk dalam resesi ekonomi, pasalnya, angka itu mengkonfirmasi ekonomi Jepang mengalami kontraksi dua kuartal berturut-turut. Sebagai informasi, sebelum virus corona mewabah, ekonomi Jepang sudah menyusut.

Pada kuartal IV 2019 lalu, ekonomi Negeri Matahari Terbit tersebut mengalami kontraksi 1,9 persen. Kontraksi terjadi akibat kenaikan pajak dan topan yang menghantam Jepang pada akhir 2019 lalu, tekanan semakin menjadi setelah penyebaran virus corona. Pasalnya, virus telah menginfeksi lebih dari 17 ribu orang

Dari total infeksi tersebut, 900 orang di antaranya meninggal. Penyebaran virus tersebut telah membuat pihak berwenang di Jepang meminta masyarakat tetap tinggal di dalam rumah selama beberapa minggu.

Kebijakan tersebut telah mempengaruhi ekonomi Jepang. Sebagian besar analis percaya ekonomi Jepang akan semakin tertekan dalam beberapa bulan mendatang karena dampak dari pembatasan kegiatan masyarakat tersebut - PT RIFAN

Sumber : cnnindonesia.com

Jumat, 05 Juni 2020

Rifan Financindo Berjangka - IHSG Terkoreksi 0,42% Di Akhir Sesi I


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) turun 0,42% ke level 4,896,27 pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak naik mulai level 4,851,15 hingga level tertinggi di 4,926,27.
 
Sudah Tinggalkan Level Rp14.000 Baca Juga: Kemenangan Mutlak Atas Dolar AS, Rupiah Sudah Tinggalkan Tingkat Rp14.000, pelemahan IHSG siang ini adalah tantangan oleh aksi ambil untung oleh para investor. Dalam setengah hari, investor asing dan domestik menghimpun dana masing-masing sebesar Rp191,20 miliar dan Rp192,85 miliar.
 
Global dan Emas Antam (JK: ANTM ) Mulai Merangkak Naik Baca Juga: Habis Diskon Gede-Gedean, Harga Emas Global dan Emas Antam (JK: ANTM ) Mulai Merangkak Naik, dengan nilai 5,74 miliar kali lipat dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp4,65 miliar. Saham bergerak, saham 198, saham naik, dan 135 saham lainnya stagnan.
 
Bersama dengan IHSG, indeks Shanghai juga masih terjebak di zona merah dengan koreksi 0,26%. Sementara itu, kenaikan indeks saham lainnya, yaitu Nikkei naik 0,44%, Hang Seng naik 0,02%, dan Strait Times naik 0,51% - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Kamis, 04 Juni 2020

Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini Terkoreksi, Investor Otimisme Akan Mengembalikan Ekonomi Jadi Pemicu

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas kembali terkoreksi pada perdagangan awal hari ini, Kamis, harga emas untuk pengiriman Agustus 2020 di Commodity Exchange ada di US $ 1.702,70 per ons troi, naik 0,12% dari sehari sebelumnya yang ada di US $ 1,704,80 per ons troi.

Koreksi harga emas terjadi karena investor mulai beralih dari safe haven ke saham didukung optimisme pemulihan ekonomi setelah terjadi krisis virus corona, Bursa saham AS naik tinggi pada akhir perdagangan Rabu.

Ada sentimen risiko pada yang kuat .. pasar saham AS mulai berbalik naik, kata Phil Streible, kepala strategi pasar Blue Line Futures Chicago, indeks pasar saham global naik dan euro menguat terhadap dolar pada hari Rabu Rabu lalu oleh pelonggaran pembelanjaan dan harapan untuk lebih banyak stimulus.
 
Sentimen juga didukung oleh data yang menunjukkan payroll swasta AS yang kurang dari yang diharapkan pada Mei, menunjukkan PHK mereda kompilasi bisnis dibuka kembali. Juga, data dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas industri.
 
Itu (data ekonomi terbaru) menunjukkan kemungkinan besar akan kembali lebih cepat dari yang diharapkan, kata Bob Haberkorn, pakar strategi pasar senior.

Haberkorn menambahkan, pendukung utama untuk emas seperti suku bunga yang lebih rendah dan program pelonggaran kuantitatif tidak berubah, dalam jangka panjang emas harusnya naik lebih tinggi - RIFAN FINANCINDO

Sumber : kontan.co.id 

Rabu, 03 Juni 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Pilihan Saham Layak Dibeli


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (2/6). IHSG diperkirakan akan berada pada rentang 4.428 menguat hingga posisi 4.889.

Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak menguat. Today range 4.428 hingga 4.889," ujar William dalam riset harian, Jakarta, Kenaikan yang dialami oleh IHSG masih bersifat teknikal rebound. Sedangkan rentang konsolidasi terlihat sedang berusaha digeser ke arah yang lebih baik yang tentunya ditopang oleh kondisi perekonomian Indonesia yang berada dalam kondisi stabil.

Juga didukung menguatnya nilai tukar Rupiah, namun potensi tekanan masih mungkin terjadi mengingat para investor asing masih mencatatkan capital outflow hingga saat ini," jelasnya.

Adapun beberapa saham rekomendasi untuk perdagangan hari ini adalah dari sektor perbankan BBCA dan BBRI, kemudian dari sektor lainnya ada UNVR, JSMR, AKRA, ICBP, TLKM dan PWON - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : merdeka.com

Selasa, 02 Juni 2020

PT Rifan Financindo - IHSG Diramal Menguat Jelang Rilis Data Inflasi


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal menguat jelang rilis data inflasi Mei 2020 yang diramal masih dalam kondisi terkendali pada Selasa.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan indeks akan menguat berusaha menggeser rentang konsolidasi jelang rilis data inflasi tersebut, Pergerakan kenaikan IHSG terlihat bersifat teknikal rebound, kenaikan masih mungkin terjadi mengingat IHSG berusaha menggeser rentang konsolidasi.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang 4.331 - 4.810. Sementara, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG bergerak di zona merah. Kekhawatiran pasar  bahwa virus corona akan menekan ekonomi dalam negeri berpotensi membebani pergerakan IHSG, IHSG Diprediksi melemah, sejauh ini masih ada risiko terhadap perekonomian akibat dari covid-19.

Ia memperkirakan sentimen itu akan membuat indeks saham bergerak di rentang support 4.686-4.719 dan resistance 4.770-4.788, di sisi lain, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,36 persen ke level 25.475, S&P 500 menguat 0,38 persen ke level 3.055, dan Nasdaq Composite menanjak 0,66 persen menjadi 9.552 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : cnnindonesia.com

Jumat, 29 Mei 2020

Rifan Financindo Berjangka - Rupiah Menguat Tipis Ke Rp14.712/Dolar AS


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.712 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 0,02 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.715 per dolar AS.Penguatan juga terjadi pada mayoritas mata uang Asia lainnya. Tercatat, yen Jepang menguat sebesar 0,21 persen, ringgit Malaysia 0,1 persen, won Korea Selatan 0,09 persen, peso Filipina 0,26 persen, dan dolar Singapura 0,17 persen.Sementara itu, mayoritas mata uang di negara maju terlihat bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris bergerak stagnan, sedangkan dolar Australia minus 0,06 persen bersama dolar Kanada yang terkoreksi 0,12 persen.
Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan sentimen negatif dari hubungan AS dan China masih menghantui pergerakan nilai tukar rupiah hari ini. Dengan demikian, rupiah diprediksi masih bergerak di zona merah hingga sore nanti

Namun begitu, rupiah tak sendiri. Ariston melihat ketegangan hubungan AS dan China juga akan menekan mata uang dolar AS, Pasalnya, situasi ini juga akan mempengaruhi ekonomi di AS, Jadi mungkin pelemahan rupiah juga tak terlalu dalam karena dolar AS sebenarnya juga mendapatkan sentimen negatif dari ketegangan hubungan negara itu dengan China.

Ariston menyatakan rupiah masih akan bergerak di area Rp14 ribu per dolar AS. Tepatnya, rupiah diramalkan berada dalam rentang Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.780 per dolar AS - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber cnnindonesia.com