Rabu, 05 Agustus 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Terus Naik Ke Level US $ 2.033/Ons troi


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas kembali menguat selepas tengah hari. Mengutip Bloomberg pada Rabu pukul 14.28 WIB, harga emas di pasat spot ada di level US $ 2.033,32 per ons troi alias menguat 0,70%, sementara harga emas Datang untuk pengiriman Desember 2020 naik 1,26% ke level US $ 2.046,50 per ons troi.


Sebelumnya harga emas menguat saat menentang spekulasi kepemilikan kebijakan di Amerika Serikat (AS) akan menggolkan beleid baru soal stimulus. Kebijakan ini dapat menyuntik likuiditas ke pasar dan melindungi suku bunga.

Saat ini kampanye pasar mencermati negosiasi antar petinggi AS terkait paket kebijakan stimulus ekonomi akibat corona. Ekspektasi pasar meningkat lantaran Senat AS akan mulai libur Jumat akhir pekan ini.

Pemimpin Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengungkapkan pada Selasa (4/8), mendorong stimulus dengan Gedung Putih telah mencapai arah yang benar, sementara ada poin di mana yang masih meruncing.

"Pernyataan Schumer menyatakan akan ada paket alih-alih penghentian manfaat . Ini akan menguntungkan saham dan emas," beber Tai Wong


Menurut Wong, semakin besar rangsangan gelontoran dari pemerintah AS, berarti pemerintah AS akan meminta dana lebih besar dari pasar dan akan tiba masanya membeli pinjaman tersebut. Ini membuat prospek dolar AS kurang ciamik - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : kontan.co.id

Selasa, 04 Agustus 2020

PT Rifan Financindo - Investasi Properti Atau Emas, Lebih Menarik Mana?



PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Investasi pada instrumen investasi yang lebih aman saat ini menjadi pilihan yang tepat. Sebab, karena ada pandemi virus korona ini, membuat instrumen investasi dengan tingkat risiko tinggi seperti saham bertentangan akan merugikan karena nilainya akan turun.

Ada dua jenis investasi yang bisa dijadikan pilihan. Pertama adalah emas dan yang kedua adalah properti.


Bagaimanapun biasanya calon investor masih bingung akan memilih jenis investasi seperti apa. Lebih untuk investor pemula yang takut jika uangnya akan hilang jika investasi di dua instrumen investasi tersebut.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, baik properti maupun logam mulia sama-sama menguntungkan. Tinggal pilih jenis instrumen investasi seperti apa yang diinginkan.

“Tergantung dari modal yang kita miliki. Karena tipikal lebih mahal kan kurang lebih sama. Berhasil buat properti perdagangan, investasi 7-10% per tahun


Dalam memilih instrumen investasi, modal menjadi salah satu hal yang harus dipilih. Karena menurutnya, semua memiliki tingkat modal yang berbeda.

Sebagai salah satu contohnya adalah jika ingin investasi di logam mulia, maka dengan uang Rp1 juta sudah bisa dilakukan. Sementara untuk mereka yang ingin properti, butuh modal yang lebih besar - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : okezone.com

Senin, 03 Agustus 2020

PT Rifan - Harga Emas Melejit Sumbang Inflasi 0,16%


PT RIFAN BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan harga emas terjadi di 80 kota yang dikaji Indeks Harga Konsumen (IHK) sepanjang Juli 2020. Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan kenaikan tertinggi di Bungo, Tarakan Medan dan Padang masing-masing sebesar masing-masing 9%

Dia melanjutkan minat pembelian emas juga meningkat tidak hanya di Indonesia. Di negara banyak juga membahas tentang hal yang sama pembelian emas melonjak namun juga dibarengi dengan jumlah penjualan emas.

Emas juga naik sekali pembeliannya pada bulan Juni dan diperkirakan akan naik ini terjadi juga di seluruh dunia, sebagai informasi, mengawali pekan di bulan Agustus ini, harga emas PT. Aneka Tambang (Antam). Pada perdagangan hari ini, harga emas masih bertengger di level Rp 1.028.000 per gram.

Sementara harga beli kembali atau pembelian kembali Antam hari ini naik Rp 1.000 ke level Rp 927.000 per gram. Harga pembelian kembali merupakan harga yang diperoleh jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut - PT RIFAN

Sumber : sindonews.com

PT Rifan - Masyarakat Di 80 Kota Borong Beli Emas


PT RIFAN BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga emas terjadi di 80 kota yang dikaji indeks harga konsumen (IHK) sepanjang Juli 2020, kepala BPS Suhariyanto mengumumkan kenaikan harga emas di Bungo, Tarakan Medan dan Padang masing-masing sebesar 9%.

Kenaikan harga emas ini menyebabkan naiknya 0,16% karena emas banyak diminati, minat beli harga emas juga meningkat tidak di Indonesia. Di beberapa negara saat ini tengah melakukan pembelian untuk emas. Selan itu, yang menjual emas juga banyak.

Emas juga naik sekali pembeliannya pada bulan Juni dan diperkirakan akan naik ini terjadi juga di seluruh dunia, sebagai informasi, mengawali pekan di bulan Agustus ini, harga emas PT. Aneka Tambang (Antam). Pada perdagangan hari ini, harga emas masih bertengger di level Rp 1.028.000 per gram.

Sementara harga beli kembali atau beli kembali Antam hari ini naik Rp1.000 ke level Rp 927.000 per gram. Harga Beli kembali merupakan harga yang diperoleh jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut - PT RIFAN

Sumber : okezone.com

Kamis, 30 Juli 2020

Rifan Financindo - Begini Perjalanan Rekor Harga Emas Yang Bikin Geleng Kepala



RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kurang dari sebulan, harga emas berjangka Comex sudah naik 11 persen. Begitu juga dengan harga emas di pasar spot. Di dalam negeri, harga emas melewati level psikologis Rp900.000 per gram dan akhirnya level psikologis lanjutan, Rp1 juta per gram juga jebol.

Tanda-tanda kenaikan emas terlihat pekan pertama Juli 2020 di mana harga emas mencoba merangsek ke level US$1.800 per troy ounce. Level US$1.800 per troy ounce tembus juga pada 7 April 2020.

Selama tiga pekan, harga emas dunia bergerak datar dan anteng di level US$1.800. Angka kasus Covid-19 yang terus bertambah menembus 14 juta jiwa di seluruh dunia membuat pelaku pasar khawatir.

Terlebih, prospek pemulihan perekonomian yang dinanti tak kunjung terlihat. Alih-alih lockdown dilonggarkan, gelombang kedua penyebaran virus malah bikin ciut. Sejumlah negara pun mengeluarkan stimulus, salah satunya Uni Eropa.


Para pemimpin negara Uni Eropa mencapai kesepakatan terkait stimulus penanganan Covid-19, Selasa (21/7/2020). Kepastian itu terjadi setelah negosiasi panjang di Brussels sejak Jumat (17/7) akhir pekan lalu

Dari nominal 750 miliar euro yang akan dikucurkan UE, sebanyak 390 miliar euro di antaranya bakal berwujud dana hibah. Adapun 360 miliar euro sisanya disalurkan dalam bentuk pinjaman jangka panjang.

Sejak pengumuman stimulus, harga emas melonjak dari US$1.810 per troy ounce ke posisi US$.1843 per troy ounce.

Ketegangan antara Amerika Serikat dengan China menambah bahan bakar bagi penguatan harga emas. AS dan China saling menutup konsulat jenderal, bermula konsulat China di Houston dan dibalas dengan penutupan konsulat AS di Chengdu.

Sejauh ini, puncak kenaikan harga emas terjadi mulai kemarin di mana harga emas menyentuh level US$1.950 per troy ounce, tertinggi sejak 2011. Kini, emas mulai merangsek ke level psikologis baru, US$.2000 per troy ounce.

Sebelumnya, Goldman Sachs Group Inc. mengatakan emas dapat mencapai US$2.000 dalam 12 bulan ke depan. Citigroup Inc. bahkan menempatkan probabilitas 30 persen untuk emas melampaui level tersebut sebelum akhir tahun ini.

Di dalam negeri, harga emas juga pelan tapi pasti merangkak naik. Pada 1 Juli 2020 harga emas Antam masih dibanderol Rp919.000. Hari ini, 28 Juli 2020 harga emas Antam sudah dipatok Rp1.022.000. Artinya kurang dari sebulan harga emas sudah naik 101.000.

Mengikuti harga emas dunia, harga emas Antam mencatat kenaikan signifikan pada 21 Juli 2020. Saat itu harga emas sudah dipatok Rp963.000 dan banyak pihak yakin tinggal tunggu waktu saja untuk bisa menembus level Rp1 juta per gram. Dugaan, dan barangkali harapan tembus Rp1 juta per gram terwujud satu pekan berselang - RIFAN FINANCINDO

Sumber : bisnis.com

Rabu, 29 Juli 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Berbalik Arah, Harga Emas Spot Menguat Ke US $ 1,959/ Ons Troi



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas masih betah di kisaran US $ 1,900 per dolar AS. pukul 14.04 WIB, harga emas spot berada di level US $ 1.959,60 per ons troi alias menguat 0,06%.

Sementara harga emas Naik Comex menguat 0,46% ke level US $ 1.973 per ons troi, harga emas masih tinggi didukung oleh ekspektasi The Fed yang akan memutuskan untuk memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk ekonomi AS dalam pertemuan kebijakan yang digelar pekan ini.

Kemarin, emas sempat terkoreksi akibat aksi ambil untung investor dan rebound dolar AS.

Ketika Anda mendapatkan momentum yang kuat untuk masuk, Anda mendapatkan banyak spekulan yang ingin mendapatkan keuntungan cepat, kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS.

Tidak ada yang berubah mendasar sama sekali, defisit dan suku bunga yang lebih rendah defisit masih akan ada di sini, jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki emas.

Sekarang investor tengah menunggu hasil pertemuan The Fed setelah bank sentral AS mengumumkan perpanjangan fasilitas pinjaman hingga akhir tahun.

Goldman Sachs memperkirakan harga emas akan naik ke level US $ 2,300 per ons troi selama 12 bulan ke depan. Lembaga menambahkan uang tentang keberlanjutan dolar AS karena mata uang cadangan telah mulai muncul - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : kontan.co.id

Selasa, 28 Juli 2020

PT Rifan Financindo - Saham VS Emas, Investasi Mana Yang Paling Gacor


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Menambah gambar menjadi salah satu hal yang diperlukan pada masa pandemi ini. Investasi dapat menjadi pilihan agar dapat meningkatkan pendapatan yang diperoleh dari hasil kerja.

Namun pasti masih investasi seperti apa yang pas bisa menjadi cuan. Sebab ada beberapa instrumen investasi yang bisa dipilih dari mulai logam mulia, reksa dana, hingga pasar saham.


Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, investasi baik itu pasar saham atau logam mulia sama-sama menguntungkan. Hanya saja tergantung dari tipikal investornya itu sendiri.

Menurut Andi, ada investor yang memiliki tipe agresif atau yang ingin untung lebih cepat. Ada juga investor yang berinvestasi konservatif atau bermain aman.

Sebenarnya kalau bicara memperbaiki enggak mending kembali lagi ke tipikal setiap orang gitu ya. Seharusnya mereka menerima risikonya seperti apa.

Menurut Andi, bagi investor yang agresif maka investasi di pasar modal atau reksa dana dirasa lebih menguntungkan. Namun bagi mereka yang konservatif akan lebih memilih untuk investasi logam mulia - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : okezone.com