Rabu, 15 Maret 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Capai Level Tertinggi 6 Minggu, Pembelian Safe Haven Ini Terkait Dengan SVB

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Regulator telah bertindak dan pemerintahan Biden telah memastikan tidak akan ada lagi bencana perbankan di AS yang memicu krisis keuangan. Namun, para investor yang gelisah mencari tempat berlindung yang aman tetap membajak emas pada hari Senin, mengirim harga logam mulia ke level tertinggi enam bulan.

Kontrak emas berjangka untuk penyerahan April di Comex New York sempat ke $1.916,40/oz, naik $49,30, atau sebesar 2,6% saat ditulis. Level tertinggi sesi mencapai $1.918,20, puncak sejak $1.959,10 yang tercatat pada 2 Februari. Reli ini terjadi setelah bangkrutnya Silicon Valley Bank, atau SVB, salah satu dari 20 bank terbesar di Amerika Serikat, minggu lalu.

Harga emas spot, yang lebih banyak diikuti daripada kontrak berjangka oleh beberapa trader, berada di $1.905,38, naik $38,14, atau sebesar 2,04% pada saat ditulis. Level tertinggi sesi untuk emas spot adalah $1.913,13.

"Kecemasan trader dan investor meningkat untuk memulai minggu perdagangan, menyusul akhir pekan yang bergejolak setelah bangkrutnya Silicon Valley Bank akhir pekan lalu," analis dan penulis Jim Wyckoff mengatakan dalam situs web dealer logam mulia Kitco.

Emas spot dapat mengalami koreksi sebelum naik lebih lanjut dalam waktu dekat, mungkin ke $1.928, menjelang rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) utama pada hari Selasa, atau inflasi. Hasil data yang kemungkinan besar akan menentukan apakah Federal Reserve akan melanjutkan kenaikan sebesar 25 basis poin, atau 50 bps, dalam keputusan suku bunga pada tanggal 22 Maret.

IHK diperkirakan akan meningkat sebesar 6% dari tahun ke tahun pada bulan Februari dari 6,4% pada bulan Januari dan 0,4% untuk bulan ini dibandingkan 0,5% sebelumnya. IHK Inti, sebuah angka yang mengeluarkan harga makanan dan energi yang volatil, diperkirakan naik 5,5% untuk tahun ini hingga Februari dari angka tahunan sebelumnya sebesar 5,6%. Bulan ke bulan, nomor inti diperkirakan akan flat sebesar 0,4%.

"Krisis SVB telah membawa kembali pesona emas namun, sambil menunggu rilis IHK, koreksi mungkin akan terjadi," sebut Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknikal di SKCharting.com.

Dixit mengatakan RSI emas spot, atau Relative Strength Index, jangka waktu empat jam, menjadi overbought di 81, menyiratkan ada beberapa kemunduran menuju area support di $1.868, di bawah ini, yang dapat memicu koreksi lebih lanjut ke arah $1.855 dan $1.842.

"Setelah menguji ulang zona breakout di $1.868 atau sedikit lebih rendah, kembalinya tren naik dapat mencapai $1.928, diikuti oleh resisten utama di $.1968."

Pemerintah akan memastikan simpanan bank warga Amerika tetap aman dan negara tidak mengalami krisis keuangan lagi, kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

"Tidak ada kerugian sepeser pun... Tidak ada kerugian yang akan ditanggung oleh para pembayar pajak," kata presiden. "Uang tersebut akan berasal dari biaya yang dibayarkan bank-bank kepada Federal Deposit Insurance [Corporation, atau FDIC]. Karena tindakan yang diambil oleh regulator, setiap orang Amerika harusnya merasa yakin, simpanan mereka akan ada di sana jika dan ketika mereka membutuhkannya."

Biden juga mengatakan bahwa ia akan meminta Kongres untuk meninjau dan memperkuat undang-undang perbankan pasca krisis keuangan yang dilonggarkan oleh pemerintahan sebelumnya, "untuk memastikan bahwa krisis yang kita lihat pada tahun 2008 tidak akan terjadi lagi."

Krisis perbankan AS yang terakhir terjadi setelah para investor di Silicon Valley Bank yang berbasis di California menarik deposito senilai US$42 miliar dari Silicon Valley Bank, atau SVB, yang menurut FDIC, merupakan salah satu dari 20 bank komersial teratas di Amerika. SVB adalah bank terbesar di Amerika Serikat yang gagal sejak Washington Mutual runtuh pada tahun 2008 pada puncak krisis keuangan saat itu.

SVB menyediakan pembiayaan untuk hampir setengah dari perusahaan teknologi dan perawatan kesehatan yang didukung oleh perusahaan ventura di AS. Pada akhir tahun 2022, bank tersebut mengatakan bahwa mereka memiliki dana $151,5 miliar dalam bentuk simpanan yang tidak diasuransikan, $137,6 miliar di antaranya dimiliki oleh deposan AS. Total asetnya pada akhir tahun lalu senilai $209 miliar.

FDIC juga mengambil alih Signature, yang memiliki aset sebesar $110,36 miliar dan deposito sebesar $88,59 miliar pada akhir tahun lalu, menurut Departemen Layanan Keuangan negara bagian New York.

Biden mengatakan perlindungan FDIC untuk para deposan di SVB dan Signature tidak akan diperluas kepada para investor dan manajemen di bank-bank yang bangkrut, yang ditudingnya telah mengambil risiko yang berlebihan.

"Manajemen bank-bank ini akan dipecat," kata Biden. "Jika bank tersebut diambil alih oleh FDIC, orang-orang yang menjalankan bank tersebut tidak boleh bekerja di sana lagi. Para investor di bank-bank tersebut tidak akan terlindungi. Mereka dengan sadar mengambil risiko dan ketika risiko itu tidak membuahkan hasil, para investor akan kehilangan uang mereka. Begitulah cara kerja kapitalisme dan seterusnya. Namun, ada pertanyaan yang sangat penting tentang bagaimana bank-bank ini bisa berada dalam situasi seperti ini. Pertama-tama, kita harus mendapatkan penjelasan lengkap tentang apa yang terjadi dan mengapa mereka yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban."

Sejak krisis terjadi, baik regulator maupun industri perbankan berupaya untuk mengatasinya, demikian laporan-laporan menyebutkan.

Bank yang dianggap sebagai bank berikutnya yang akan jatuh - First Republic - mendapatkan pembiayaan tambahan dari JPMorgan Chase & Co (NYSE:JPM) pada akhir pekan lalu, yang menghasilkan likuiditas sebesar $70 miliar yang tidak terpakai, yang dapat digunakan untuk menanggapi penarikan dana dari para nasabah - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Senin, 13 Maret 2023

PT Rifan - Harga Emas Naik Lagi

 

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam Jumat pagi naik Rp 10.000 menjadi Rp 1.034.000 per gram.

Dipantau dari laman Logam Mulia harga emas batangan Antam sebelumnya berada di posisi Rp 1.024.000 per gram pada Kamis. Selain itu, kenaikan juga terjadi pada harga jual kembali (buyback) emas Antam.

Kenaikan buyback sebesar Rp 13.000 menjadi Rp 914.000 per gram dibandingkan pada Kamis (9/3) sebesar Rp 901.000 per gram. Adapun transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22 - PT RIFAN

Sumber : jpnn.com

Rabu, 08 Maret 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Jatuh Usai Powell Beri Sinyal Kerek Suku Bunga The Fed

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas jatuh ke level terendah dalam seminggu setelah Jerome Powell mengatakan bahwa Federal Reserve siap meningkatkan laju suku bunga jika diperlukan. Pada akhir perdagangan Selasa (7/3/2023), dolar dan imbal hasil obligasi AS naik sehingga membebani emas, yang turun sebanyak 1,8 persen atau pelemahan terbesar sejak 3 Februari. Pasar swap sekarang menunjukkan pergeseran taruhan untuk pertemuan kebijakan The Fed berikutnya pada 22 Maret, dengan prediksi kenaikan suku bunga setengah poin, daripada pergerakan seperempat poin.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya dan siap untuk mempercepat laju kenaikan jika data ekonomi mendukung.

Data ekonomi terbaru datang lebih kuat dari yang diharapkan, yang menunjukkan bahwa tingkat suku bunga akhir kemungkinan akan lebih tinggi dari yang diantisipasi sebelumnya," kata Powell Selasa dalam kesaksian yang disiapkan di hadapan Komite Perbankan Senat, mengutip Bloomberg. Menurut Powell, jika totalitas data menunjukkan bahwa pengetatan yang lebih cepat diperlukan, The Fed siap untuk meningkatkan laju kenaikan suku bunga

Melawan tekanan dari kenaikan suku bunga, permintaan yang kuat dari bank sentral membantu menopang harga emas dalam beberapa bulan terakhir. Data pada Selasa menunjukkan China meningkatkan cadangan emasnya untuk bulan keempat pada Februari, bergabung dengan negara-negara Asia lainnya dalam meningkatkan kepemilikan karena melemahnya dolar. Turki juga menjadi pembeli utama akhir-akhir ini. "Untuk tahun 2023, kita perlu mempertimbangkan faktor makro dan sisi permintaan, tetapi garis tren baru menunjukkan emas kemungkinan akan lebih reaktif terhadap perubahan imbal hasil dibandingkan tahun 2022," kata Morgan Stanley dalam sebuah catatan. Tim analis Morgan Stanley menilai pembelian emas oleh para bank sentral mungkin melambat, tetapi permintaan perhiasan dan teknologi dapat meningkat dari pembukaan kembali ekonomi China.

Emas spot terpantau turun 1,7 persen menjadi US$1.815,10 per ounce pada pukul 15:02 di New York. Bullion untuk pengiriman April turun 1,9 persen menjadi US$1.820 di Comex. Adapun Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 1 persen. Harga perak, platinum, dan paladium semuanya jatuh pada Selasa - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : bisnis.com

Harga emas jatuh ke level terendah dalam seminggu setelah Jerome Powell mengatakan bahwa Federal Reserve siap meningkatkan laju suku bunga jika diperlukan. Pada akhir perdagangan Selasa (7/3/2023), dolar dan imbal hasil obligasi AS naik sehingga membebani emas, yang turun sebanyak 1,8 persen atau pelemahan terbesar sejak 3 Februari. Pasar swap sekarang menunjukkan pergeseran taruhan untuk pertemuan kebijakan The Fed berikutnya pada 22 Maret, dengan prediksi kenaikan suku bunga setengah poin, daripada pergerakan seperempat poin.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Harga Emas Jatuh Usai Powell Beri Sinyal Kerek Suku Bunga The Fed", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20230308/235/1635054/harga-emas-jatuh-usai-powell-beri-sinyal-kerek-suku-bunga-the-fed.
Author: Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Harga emas jatuh ke level terendah dalam seminggu setelah Jerome Powell mengatakan bahwa Federal Reserve siap meningkatkan laju suku bunga jika diperlukan. Pada akhir perdagangan Selasa (7/3/2023), dolar dan imbal hasil obligasi AS naik sehingga membebani emas, yang turun sebanyak 1,8 persen atau pelemahan terbesar sejak 3 Februari. Pasar swap sekarang menunjukkan pergeseran taruhan untuk pertemuan kebijakan The Fed berikutnya pada 22 Maret, dengan prediksi kenaikan suku bunga setengah poin, daripada pergerakan seperempat poin.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Harga Emas Jatuh Usai Powell Beri Sinyal Kerek Suku Bunga The Fed", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20230308/235/1635054/harga-emas-jatuh-usai-powell-beri-sinyal-kerek-suku-bunga-the-fed.
Author: Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS

Selasa, 07 Maret 2023

PT Rifan Financindo - Emas Gagal Memanfaatkan Momentum Kenaikannya

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas turun pada awal jam perdagangan sesi AS hari Senin. Penurunan harga emas terjadi di tengah melemahnya dollar AS dan turunnya yields obligasi treasury AS yang menunjukkan bahwa harga emas telah gagal memanfaatkan momentum kenaikannya.  .

Emas berjangka kontrak bulan April turun $5.50 ke $1,851.00 per ons. Perak berjangka Nymex bulan Mei turun $0.013 ke $21.225 per ons.

Fokus pasar berada pada Ketua the Fed Jerome Powell yang akan memberikan testimoni di depan Kongres AS pada hari Selasa dan Rabu di depan Komite yang berbeda. Perkataannya akan diamati dengan seksama oleh pasar.

Akhirnya pada hari Jumat, AS akan mempublikasikan laporan Nonfarm Payrolls bulan Februari.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai setelah mengalami keuntungan yang solid pada hari Jumat minggu lalu.

Hal kunci di luar pasar emas adalah berbalik melemahnya indeks dollar AS setelah sebelumnya masih menguat. Harga minyak mentah berjangka Nymex stabil diperdagangkan di sekitar $79.25 per barel. Yields treasury benchmark 10 tahun AS berada pada 3.991%, turun sedikit dari pencapain minggu lalu di atas 4.0%.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $1,842 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,825 dan kemudian $1,800.

Resistance” terdekat menunggu di $1,864 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,881 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews.com

Senin, 06 Maret 2023

PT Rifan - Bursa Saham Eropa Menguat, Data PMI Jasa Akhir Jadi Fokus

PT RIFAN BANDUNG - Bursa saham Eropa akan dibuka naik pada hari Jumat, didorong oleh penguatan di sesi Asia dan di Wall Street semalam menjelang rilis data aktivitas jasa zona euro.

Pukul 14.00 WIB, DAX futures Jerman menguat 0,3%, CAC 40 futures Prancis sebagian besar tidak berubah, sementara kontrak FTSE 100 futures di Inggris naik 0,3%.

Saham-saham di Eropa akan menyusul kenaikan di Asia sebelumnya, setelah data menunjukkan aktivitas di sektor jasa China tumbuh lebih baik dalam enam bulan di Februari, yang menyiratkan pemulihan kuat sedang berlangsung dengan baik di pasar ekspor yang penting bagi perusahaan-perusahaan Eropa ini.

Caixin/S&P Global services purchasing managers' index naik menjadi 55,0 di bulan Februari dari 52,9 di bulan Januari, tatkala sektor ini berekspansi dalam dua bulan setelah pemerintah mengakhiri pembatasan mobilitas yang parah untuk memerangi penyebaran COVID.

Data PMI jasa final untuk negara-negara terbesar zona euro, dan juga AS, dijadwalkan akan terbit pada sesi ini, dan diperkirakan akan menyiratkan ekspansi di sektor ini.

Menambah sentimen positif di Eropa yakni penutupan positif di Wall Street pada Kamis, usai para investor menyambut baik komentar dari Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic.

Bostic mengatakan bahwa ia mendukung langkah yang "lambat dan stabil" sebagai tindakan yang tepat untuk the Fed atas kenaikan suku bunga 25 basis poin bulan ini, daripada kenaikan 50 bps yang disarankan oleh beberapa rekannya.

Kembali ke Eropa, pasar telah sepenuhnya memperhitungkan kenaikan 50 basis poin oleh European Central Bank dalam waktu dua minggu, dan Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan pada hari Kamis bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga mungkin diperlukan untuk memerangi inflasi yang masih berada pada tingkat yang sangat tinggi.

Morgan Stanley mengatakan pada hari Jumat bahwa European Central Bank akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 4% sebelum berhenti, dari 3% saat ini.

Di sektor korporat, Lufthansa (ETR:LHAG) melaporkan profit operasional setahun penuh, membalikkan kerugian tahun sebelumnya, dengan peningkatan permintaan perjalanan yang sehat sehingga maskapai penerbangan Jerman ini berhasil membukukan "hasil yang jelas positif" pada tahun 2022 meskipun ada inflasi dan harga bahan bakar yang tinggi.

Laba perusahaan dari perusahaan penerbit Pearson (LON:PSON) dan perusahaan teknik IMI (LON:IMI) juga dijadwalkan akan hadir.

Harga minyak turun pada hari Jumat, tetapi bersiap untuk mengantongi kenaikan mingguan dari optimisme pemulihan permintaan bahan bakar China, negara importir minyak terbesar di dunia, melebihi kekhawatiran akan peningkatan stok AS serta kemungkinan pengetatan kebijakan moneter.

Pukul 14.00 WIB, minyak WTI turun 0,2% di $77,99 per barel, dan minyak Brent turun 0,2% menjadi $84,57.

Brent telah naik lebih 2% sepanjang minggu ini, menuju kenaikan minggu kedua berturut-turut, sementara WTI telah melonjak sekitar 2%, rebound dari penurunan kecil pada minggu sebelumnya.

Selain itu, emas berjangka naik 0,5% di $1.849,35/oz, sementara EUR/USD naik 0,2% di 1,0621 - PT RIFAN

Sumber : investing.com

Senin, 27 Februari 2023

PT Rifan - Harga Emas Senin Turun Terendah 2 Bulan

PT RIFAN BANDUNG - Harga Emas bergerak lemah hari Senin dalam perdagangan sesi Asia, melayang di level terlemahnya dalam dua bulan karena data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat kemungkinan pengetatan moneter lebih lanjut dari Federal Reserve.

Harga emas spot bergerak turun -0,14% pada $1,808.64 per ons. Harga emas berjangka AS turun -0,09% pada $1,815.50 per ons

Harga PCE inti AS, pengukur inflasi pilihan Fed, melaju lebih cepat dari yang diperkirakan pada Januari, sementara belanja konsumen AS, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, melonjak ke level tertinggi hampir dua tahun bulan lalu.

Selama akhir pekan, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan kepada Reuters bahwa pembacaan inflasi yang panas menandakan bahwa perang melawan inflasi “bukanlah garis lurus” dan diperlukan lebih banyak pekerjaan.

Presiden Fed Cleveland Loretta Mester juga mengatakan pada hari Jumat bahwa “akan membutuhkan lebih banyak upaya dari pihak Fed untuk mendapatkan inflasi pada jalur penurunan yang berkelanjutan menjadi 2%.”

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak menghasilkan, membuatnya kurang menarik bagi investor.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas spot akan mencermati sentimen kenaikan suku bunga AS, yang jika terus hawkish akan menguatkan dolar AS dan menekan harga emas. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $1,793-$1777. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $1,822-$1,840 - PT RIFAN

Sumber : vibiznews.com

Jumat, 24 Februari 2023

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjangka anjlok lebih lanjut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas naik karena pasar memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk periode yang lebih lama dari perkiraan. Melansir Antara, Jumat (24/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD14,70 atau 0,80% menjadi USD1.826,80 per ounce. 

Bursa Comex ditutup pada Senin (20/2/2023) untuk libur memperingati Hari Presiden.

Risalah pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Fed pada 31 Januari - 1 Februari yang dirilis pada Rabu (22/2/2023) menegaskan bahwa pembuat kebijakan dengan tegas mendukung rencana untuk terus menaikkan suku bunga dan mempertahankan lebih lama dari waktu yang diperkirakan.

Tetapi seruan mereka untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin dianggap sudah ketinggalan zaman, mengingat data setelah pertemuan Fed menunjukkan bahwa inflasi tetap jauh lebih panas dari yang diharapkan.

Dolar telah menguat ke level tertinggi baru enam minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Naiknya suku bunga juga mendorong peluang kerugian memegang aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam mulia lainnya. 

Data ekonomi yang dirilis Kamis (23/2/2023) juga membebani emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 3.000 menjadi 192.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 18 Februari.

Perekonomian AS tumbuh pada laju tahunan 2,7% pada kuartal keempat 2022, sedikit lebih lambat dari tingkat pertumbuhan awal 2,9%, menurut angka pemerintah yang direvisi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret melemah 37,10 sen atau 1,71% menjadi USD21,306 per ounce. Platinum untuk pengiriman April terpangkas USD7,80 atau 0,82% menjadi USD945,50 per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : okefinance.com