PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bursa Saham pada hari Selasa berakhir membukukan kenaikan moderat,
setelah komentar dari Presiden Fed Atlanta Bostic memperkuat spekulasi
bahwa The Fed sedang menuju jeda kenaikan suku bunga.
Indeks S&P 500 ditutup naik +0.52%, Indeks Dow Jones Industrials
ditutup naik +0.40%, dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +0,56%.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 naik ke level tertinggi 2-1/2
minggu dan Dow Jones Industrials naik ke level tertinggi 2 minggu.
Kenaikan saham dibatasi oleh gejolak di Timur Tengah yang sedang
berlangsung dan pemotongan perkiraan PDB global tahun 2024 oleh IMF
serta kenaikan perkiraan inflasi.
Presiden Fed Atlanta Bostic berkata, “Saya rasa kita tidak perlu
menaikkan suku bunga lagi, dan menurut saya suku bunga kebijakan kita
berada pada posisi yang cukup membatasi untuk menurunkan inflasi hingga
2%.”
Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan akan terjadinya
inflasi yang terus-menerus dan menyerukan kepada bank-bank sentral dunia
untuk menjaga kebijakan yang ketat sampai tekanan harga mereda dengan
memangkas perkiraan PDB global tahun 2024 menjadi 2,9% dari perkiraan
3,0% pada bulan Juli dan menaikkan perkiraan inflasi global tahun 2024
menjadi 5,8% dari perkiraan bulan Juli sebesar 5,2%.
Pasar mengabaikan peluang 14% bahwa FOMC akan menaikkan suku bunga
sebesar +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya yang berakhir pada 1
November, dan peluang 31% untuk kenaikan suku bunga +25 bp pada
pertemuan berikutnya yang berakhir pada 13 Desember. Pasar kemudian
memperkirakan FOMC akan mulai menurunkan suku bunga pada paruh kedua
tahun 2024 sebagai respons terhadap perkiraan perlambatan ekonomi AS.
Truist Financial (TFC) ditutup naik lebih dari +6% memimpin peraih
keuntungan di S&P 500 setelah Semafor melaporkan bahwa perusahaan
sedang dalam pembicaraan untuk menjual unit pialang asuransinya ke Stone
Pont dengan harga sekitar $10 miliar.
Koheren (COHR) ditutup naik lebih dari +6% setelah mengonfirmasi
bahwa Denso dan Mitsubishi Electric setuju untuk menginvestasikan total
$1 miliar dalam bisnis silikon karbida.
Hyatt Hotels (H) ditutup naik lebih dari +6% setelah Indeks S&P
Dow Jones mengumumkan saham tersebut akan menggantikan National
Instruments di Indeks S&P MidCap 400, efektif Kamis.
Rivian Automotive (RIVN) ditutup naik lebih dari +5% setelah UBS
mengupgrade saham menjadi beli dari netral dengan target harga $24.
Boeing (BA) ditutup naik lebih dari +2% menjadi pemimpin kenaikan di
Dow Jones Industrials setelah melaporkan 224 pesanan jet di bulan
September, lebih dari lima kali lipat pesanan dari bulan Agustus dan
terbesar sejak bulan Juni.
Dollar Tree (DLTR) ditutup naik lebih dari +3% setelah BNP Paribas
Exane memulai liputan saham dengan rekomendasi beli dan target harga
$139.
Electronic Arts (EA) ditutup naik lebih dari +3% setelah Bank of
America mengupgrade sahamnya menjadi beli dari netral dengan target
harga $150.
PepsiCo (PEP) ditutup naik lebih dari +1% setelah melaporkan EPS inti
Q3 sebesar $2,25, lebih baik dari konsensus $2,16, dan menaikkan
perkiraan mata uang konstan pertumbuhan EPS inti setahun penuh menjadi
+13% dari pandangan sebelumnya sebesar +12% .
Saham Tiongkok yang terdaftar di AS bergerak lebih tinggi setelah
Bloomberg News melaporkan bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk
meningkatkan defisit anggaran tahun 2023 dan menambahkan babak baru
langkah-langkah stimulus. Hasilnya, JD.com (JD) ditutup naik lebih dari
+3%. Selain itu, Trip.com (TCOM), Alibaba Group Holding (BABA), PDD
Holdings (PDD), dan NetEase (NTES) ditutup naik lebih dari +2%. Selain
itu, Baidu (BIDU) ditutup naik lebih dari +1%.
Tapestry (TPR) ditutup turun lebih dari -2% setelah data transaksi
konsumen dari Bloomberg Second Measure menunjukkan penjualan yang
diamati perusahaan turun -19% y/y pada kuartal fiskal yang berakhir 1
Oktober.
Juniper Networks (JNPR) ditutup turun lebih dari -1% setelah JPMorgan
Chase menurunkan peringkat saham menjadi netral dari kelebihan berat
badan.
Qorvo (QRVO) ditutup turun lebih dari -1% setelah Citigroup menurunkan peringkat saham menjadi menjual dari netral.
Akero Therapeutics (AKRO) ditutup turun lebih dari -62% setelah hasil
studi dari uji coba tahap pertengahan obat penyakit hidup mengecewakan.
Saham-saham pertahanan bergerak lebih rendah karena mengembalikan
sebagian kenaikan tajam pada hari Senin. Northrup Grumman (NOC),
L3Harris Technologies (LHX), dan Huntington Ingalls Industries (HII)
ditutup turun lebih dari -1%, dan General Dynamics (GD) ditutup turun
-0.76%.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan
selanjutnya, bursa Wall Street akan mencermati rilis data PPI bulan
September, yang jika terealisir turun akan menguatkan bursa Wall Street - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : vibiznews