Jumat, 20 Oktober 2023

Rifan Financindo Berjangka - Pelaku Pasar Menilai Pernyataan Powell Lebih Dovish

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Lebih dari 100 truk pengangkut bantuan menunggu di dekat perbatasan Gaza-Mesir pada Kamis. Mereka masih menunggu untuk memasuki Gaza, meskipun bantuan diperkirakan tidak akan masuk sebelum hari Jumat.

PBB telah mendesak Israel untuk mencegah "bencana kemanusiaan" di Gaza dengan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk. Namun masih belum jelas apakah dan kapan bantuan tersebut akan diizinkan masuk.

Harga emas juga ditopang oleh pernyataan Powell. Pelaku pasar menilai pernyataan Powell lebih dovish meskipun dia tetap menegaskan adanya potensi kenaikan suku bunga di masa depan jika inflasi AS belum juga bergerak ke arah target The Fed yakni 2%.

Powell dalam pidatonya di acara Economic Outlook di Economic Club of New York (ECNY) Luncheon, New York, Kamis (19/10/2023) mengatakan inflasi dan ekonomi masih terlalu tinggi. Namun, tingginya imbal hasil US Treasury akan membuat ekonomi AS mendingin.

Pernyataan ini mengisyaratkan jika The Fed akan menahan suku bunga acuan pada pertemuan mendatang meskipun tetap menekankan adanya potensi kenaikan di masa depan jika ekonomi dan inflasi AS masih panas - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : cnbcindonesia

Kamis, 19 Oktober 2023

Rifan Financindo - Harga Emas Naik Seiring Berlanjutnya Pembantaian Oleh Israel

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas berjangka pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) naik seiring berlanjutnya konflik antara Israel dan Hamas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup menguat 1,4 dolar AS atau 0,07 persen menjadi 1.935,7 dolar AS per ounce.

Analis pasar menilai, sampai ada gencatan senjata atau berkurangnya ketegangan di Timur Tengah, emas mungkin akan terus berada di atas 1.900 dolar AS per ounce.

Presiden Fed, Richmond Tom Barkin mengatakan dalam pidatonya Selasa (17/10) bahwa ia meyakini ekonomi AS "berada jauh di jalur menuju normalisasi permintaan dibandingkan apa yang sudah ditunjukkan oleh data-data.

Kami punya waktu untuk melihat apakah yang kami lakukan sudah cukup atau masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Barkin.

Ia mendukung keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada September untuk mempertahankan suku bunga. Sebagian besar pedagang memperkirakan Federal Reserve akan tetap mempertahankan suku bunga pada pertemuan 31 Oktober-1 November mendatang.

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (17/10) beragam. Indeks keyakinan pembangun rumah National Association of Home Builders turun ke 40 pada Oktober dari revisi ke bawah 44 pada September, menandai penurunan kedua berturut-turut di bawah titik impas krusial 50 dan titik terendah sejak Januari.

Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel tumbuh 0,7 persen pada September, lebih dari dua kali estimasi ekonom dan mendekati peningkatan 0,8 persen pada Agustus.

The Federal Reserve melaporkan produksi industri AS naik 0,3 persen pada September. Peningkatan tersebut di atas ekspektasi pasar 0,1 persen.

Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup naik 25,9 sen atau 1,14 persen ke 23,024 dolar per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup naik 6,8 dolar atau 0,76 persen ke 906,2 dolar AS per ons - Kami punya waktu untuk melihat apakah yang kami lakukan sudah cukup atau masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Barkin.

Ia mendukung keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada September untuk mempertahankan suku bunga. Sebagian besar pedagang memperkirakan Federal Reserve akan tetap mempertahankan suku bunga pada pertemuan 31 Oktober-1 November mendatang.

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (17/10) beragam. Indeks keyakinan pembangun rumah National Association of Home Builders turun ke 40 pada Oktober dari revisi ke bawah 44 pada September, menandai penurunan kedua berturut-turut di bawah titik impas krusial 50 dan titik terendah sejak Januari.

Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel tumbuh 0,7 persen pada September, lebih dari dua kali estimasi ekonom dan mendekati peningkatan 0,8 persen pada Agustus.

The Federal Reserve melaporkan produksi industri AS naik 0,3 persen pada September. Peningkatan tersebut di atas ekspektasi pasar 0,1 persen.

Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup naik 25,9 sen atau 1,14 persen ke 23,024 dolar per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup naik 6,8 dolar atau 0,76 persen ke 906,2 dolar AS per ons - RIFAN FINANCINDO

sumber : republika

Senin, 16 Oktober 2023

PT Rifan - Emas Mingguan 16 – 20 Oktober 2023: Naik Menembus $1,900 Ke $1,932

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas naik menembus $1,900 ke $1,932 pada hari terakhir perdagangan hari Jumat minggu lalu.

Setelah sempat turun menyentuh kerendahan tujuh bulan, harga emas berhasil naik kembali dan mengalami keuntungan mingguah terbaik sejak pertengahan bulan Maret.

Harga emas mengalami minggu terbaik di dalam tujuh bulan karena meningkatnya ketegangan Israel dengan Hamas dan naiknya ekpektasi bahwa the Fed tidak akan menaikkan tingkat bunganya lebih jauh pada tahun ini.

Sementara itu, komentar yang netral dari Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker juga mendorong naik harga emas. Harker menyebutkan bahwa ketakutan akan inflasi yang persisten tetap ada, sehingga membuat bank sentral AS untuk tetap mempertahankan tingkat bunga tidak berubah.

Laporan inflasi AS bulan September yang diukur oleh Consumer Price Index (CPI) menunjukkan bahwa inflasi umum naik dengan kecepatan 0.4% lebih tinggi daripada yang diperkirakan 0.3% karena naiknya harga gasoline dan produk-produk makanan. Angka CPI umum tahunan meningkat dengan kecepatan yang tetap tidak berubah di 3.7% namun lebih tinggi daripada yang diperkirakan 3.6%.

Angka inflasi inti bulanan dan tahunan  yang mengeluarkan harga makanan dan minyak mentah yang volatile naik sebesar 0.3% dan 4.1%. Keluarnya laporan inflasi AS bulan September ini diikuti dengan pulihnya dolar AS secara solid. Indeks dolar AS naik ke 106.600 dari kerendahan selama 15 hari di 105.350.

Daya tarik dolar AS membaik secara signifikan dengan data ekonomi AS untuk bulan September yang dirilis sebegitu jauh menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap Tangguh. Pasar tenaga kerja tetap bagus, aktifitas faktori membaik dan Purchasing Manager Index (PMI) jasa tetap berada di atas batas 50.0.

Laporan data ekonomi yang paling signifkan pada minggu ini adalah angka penjualan eceran bulan September. Para ekonom mengatakan bahwa konsumsi yang lemah akan membuat fokus kepada perlambatan pertumbuhan ekonomi di AS yang akan membuat bank sentral AS semakin sulit untuk menaikkan tingkat bunganya pada bulan depan.

Data makro ekonomi yang penting lainnya pada minggu ini adalah pidato dari ketua Federal Reserve AS Jerome Powell yang akan berbicara di Economic Club of New York pada hari Kamis.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,834 dan kemudian $1,810.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,885 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900 dan kemudian $1,928 - PT RIFAN

Sumber : vibiznews.com

Jumat, 13 Oktober 2023

Rifan Financindo Berjangka - Emas Turun Setelah Sempat Naik Ke $1,880

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas sempat memperoleh kembali momentum pemulihannya dan diperdagangkan di sekitar $1,880, sebelum akhirnya terkoreksi turun kembali ke sekitar $1,870, karena dolar AS berbalik menguat.

Kenaikan harga emas sebelumnya, pada jam perdagangan sesi Eropa,  ditopang oleh dolar AS yang tetap dalam kondisi tertekan turun karena turunnya yields obligasi treasury AS di tengah sikap Federal Reserve AS yang berhati – hati mengenai tingkat bunga. Indeks dolar AS turun 0.13% ke 105.439.

Namun pada jam perdagangan selanjutnya di sesi AS, indeks dolar AS berbalik naik.  Indeks dolar AS naik 0.60% ke 106.200 dengan para investor berbalik berhati-hati menjelang keluarnya data inflasi AS. Hal ini membuat harga emas terkoreksi turun kembali.

Risalah pertemuan kebijakan moneter FOMC the Fed bulan September yang keluar pada hari Rabu  menunjukkan bahwa anggota dewan sepakat untuk tingkat bunga tetap restriktif untuk waktu yang lebih lama sementara menambahkan bahwa resiko terlalu ketat sekarang sudah seimbang. Selanjutnya ditulis di risalah tersebut bahwa semua partisipan sepakat untuk komite berada dalam posisi mengeluarkan kebijakan dengan berhati-hati.

Kelihatannya pendekatan pengetatan the Fed telah bergerak dengan berhati-hati. Pembicaraan the Fed yang dovish belakangan ini hanya membenarkan berkurangnya probabilita dari kenaikan tingkat bunga the Fed pada tahun ini. Hal ini membuat terjadinya penurunan yang baru dari yield obligasi treasury AS secara luas.

Dolar AS sempat naik sebentar sebagai reaksi awal terhadap rilis risalah pertemuan FOMC namun selanjutnya menyerah terhadap ekspektasi the Fed yang dovish dan jatuhnya yields obligasi treasury dan mengirim harga emas naik ke ketinggian dua minggu yang baru di $1,877.

Pasar sekarang memperkirakan probabilita the Fed akan menaikkan tingkat bunganya pada bulan November hanya tinggal 8.5%, turun dari sehari sebelumnya masih di 13%. Sementara itu, probabilita dinaikkannya tingkat bunga pada bulan Desember berada di 26%.

Hal yang menambah tekanan turun terhadap dolar AS adalah sentimen terhadap resiko tetap positip di tengah harapan akan keluarnya stimulus Cina yang baru, koreksi turun dari harga minyak mentah dan sikap the Fed yang dovish.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,834 dan kemudian $1,810.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,885 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900 dan kemudian $1,928 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews

Kamis, 12 Oktober 2023

Rifan Financindo - Dolar Melemah Untuk Hari Ketujuh Jelang Data Inflasi AS

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dolar melemah untuk hari ketujuh setelah pernyataan Federal Reserve yang dovish meningkatkan spekulasi penghentian kenaikan suku bunga menjelang data inflasi utama AS.

Greenback merosot sementara imbal hasil Treasury berkonsolidasi menyusul komentar dovish dari Presiden Bank Sentral Atlanta Raphael Bostic dan Gubernur Fed Christopher Waller; sebagian besar mata uang lainnya diperdagangkan dalam kisaran kecil karena investor menunggu isyarat kebijakan lebih lanjut dari data CPI yang akan dirilis pada Kamis ini.

Dolar telah terkoreksi lebih rendah karena pidato The Fed yang dovish mendorong rebound di Treasury, "tetapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa ini adalah awal dari tren turun USD," kata Carol Kong, ahli strategi di Commonwealth Bank of Australia di Sydney. "IHK AS malam ini bisa kembali mengubah narasi dan mendorong USD kembali naik".

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, menambah penurunan indeks hampir 1,1% selama tujuh hari terakhir.

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun sedikit berubah pada 4,57%.

"Kejutan penurunan inflasi CPI kemungkinan akan mendukung FOMC untuk menyelesaikan siklus pengetatan, sehingga menurunkan imbal hasil AS dan USD," tulis ahli strategi CBA Kong dan Joseph Capurso dalam catatannya kepada klien. "Di sisi lain, kejutan sisi atas kemungkinan akan mendorong pasar untuk memperkirakan ulang lebih tingginya kemungkinan FOMC akan menindaklanjuti proyeksi kenaikan suku bunga sebesar 25bp".

AUD/USD naik 0,2% menjadi 0,6427 setelah data menunjukkan konsumen memperkirakan inflasi akan meningkat menjadi 4,8% selama 12 minggu ke depan, dibandingkan dengan 4,6% pada bulan September - RIFAN FINANCINDO

Sumber : bloomberg

 

Rabu, 11 Oktober 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa Wall Street Selasa Ditutup Naik Terbantu Pernyataan Dovish Pejabat Fed

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bursa Saham pada hari Selasa berakhir membukukan kenaikan moderat, setelah komentar dari Presiden Fed Atlanta Bostic memperkuat spekulasi bahwa The Fed sedang menuju jeda kenaikan suku bunga.

Indeks S&P 500 ditutup naik +0.52%, Indeks Dow Jones Industrials ditutup naik +0.40%, dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +0,56%.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 naik ke level tertinggi 2-1/2 minggu dan Dow Jones Industrials naik ke level tertinggi 2 minggu.

Kenaikan saham dibatasi oleh gejolak di Timur Tengah yang sedang berlangsung dan pemotongan perkiraan PDB global tahun 2024 oleh IMF serta kenaikan perkiraan inflasi.

Presiden Fed Atlanta Bostic berkata, “Saya rasa kita tidak perlu menaikkan suku bunga lagi, dan menurut saya suku bunga kebijakan kita berada pada posisi yang cukup membatasi untuk menurunkan inflasi hingga 2%.”

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan akan terjadinya inflasi yang terus-menerus dan menyerukan kepada bank-bank sentral dunia untuk menjaga kebijakan yang ketat sampai tekanan harga mereda dengan memangkas perkiraan PDB global tahun 2024 menjadi 2,9% dari perkiraan 3,0% pada bulan Juli dan menaikkan perkiraan inflasi global tahun 2024 menjadi 5,8% dari perkiraan bulan Juli sebesar 5,2%.

Pasar mengabaikan peluang 14% bahwa FOMC akan menaikkan suku bunga sebesar +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya yang berakhir pada 1 November, dan peluang 31% untuk kenaikan suku bunga +25 bp pada pertemuan berikutnya yang berakhir pada 13 Desember. Pasar kemudian memperkirakan FOMC akan mulai menurunkan suku bunga pada paruh kedua tahun 2024 sebagai respons terhadap perkiraan perlambatan ekonomi AS.

Truist Financial (TFC) ditutup naik lebih dari +6% memimpin peraih keuntungan di S&P 500 setelah Semafor melaporkan bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan untuk menjual unit pialang asuransinya ke Stone Pont dengan harga sekitar $10 miliar.

Koheren (COHR) ditutup naik lebih dari +6% setelah mengonfirmasi bahwa Denso dan Mitsubishi Electric setuju untuk menginvestasikan total $1 miliar dalam bisnis silikon karbida.

Hyatt Hotels (H) ditutup naik lebih dari +6% setelah Indeks S&P Dow Jones mengumumkan saham tersebut akan menggantikan National Instruments di Indeks S&P MidCap 400, efektif Kamis.

Rivian Automotive (RIVN) ditutup naik lebih dari +5% setelah UBS mengupgrade saham menjadi beli dari netral dengan target harga $24.

Boeing (BA) ditutup naik lebih dari +2% menjadi pemimpin kenaikan di Dow Jones Industrials setelah melaporkan 224 pesanan jet di bulan September, lebih dari lima kali lipat pesanan dari bulan Agustus dan terbesar sejak bulan Juni.

Dollar Tree (DLTR) ditutup naik lebih dari +3% setelah BNP Paribas Exane memulai liputan saham dengan rekomendasi beli dan target harga $139.

Electronic Arts (EA) ditutup naik lebih dari +3% setelah Bank of America mengupgrade sahamnya menjadi beli dari netral dengan target harga $150.

PepsiCo (PEP) ditutup naik lebih dari +1% setelah melaporkan EPS inti Q3 sebesar $2,25, lebih baik dari konsensus $2,16, dan menaikkan perkiraan mata uang konstan pertumbuhan EPS inti setahun penuh menjadi +13% dari pandangan sebelumnya sebesar +12% .

Saham Tiongkok yang terdaftar di AS bergerak lebih tinggi setelah Bloomberg News melaporkan bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan defisit anggaran tahun 2023 dan menambahkan babak baru langkah-langkah stimulus. Hasilnya, JD.com (JD) ditutup naik lebih dari +3%. Selain itu, Trip.com (TCOM), Alibaba Group Holding (BABA), PDD Holdings (PDD), dan NetEase (NTES) ditutup naik lebih dari +2%. Selain itu, Baidu (BIDU) ditutup naik lebih dari +1%.

Tapestry (TPR) ditutup turun lebih dari -2% setelah data transaksi konsumen dari Bloomberg Second Measure menunjukkan penjualan yang diamati perusahaan turun -19% y/y pada kuartal fiskal yang berakhir 1 Oktober.

Juniper Networks (JNPR) ditutup turun lebih dari -1% setelah JPMorgan Chase menurunkan peringkat saham menjadi netral dari kelebihan berat badan.

Qorvo (QRVO) ditutup turun lebih dari -1% setelah Citigroup menurunkan peringkat saham menjadi menjual dari netral.

Akero Therapeutics (AKRO) ditutup turun lebih dari -62% setelah hasil studi dari uji coba tahap pertengahan obat penyakit hidup mengecewakan.

Saham-saham pertahanan bergerak lebih rendah karena mengembalikan sebagian kenaikan tajam pada hari Senin. Northrup Grumman (NOC), L3Harris Technologies (LHX), dan Huntington Ingalls Industries (HII) ditutup turun lebih dari -1%, dan General Dynamics (GD) ditutup turun -0.76%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Wall Street akan mencermati rilis data PPI bulan September, yang jika terealisir turun akan menguatkan bursa Wall Street - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews

Selasa, 10 Oktober 2023

PT Rifan Financindo - Dolar AS Senin Berakhir Turun, Komentar Pejabat The Fed Akan Dicermati Lagi

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Indeks dolar AS pada hari Senin berakhir turun setelah komentar dovish pejabat The Fed yang mengatakan lonjakan imbal hasil Treasury jangka panjang baru-baru ini mungkin berarti berkurangnya kebutuhan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga lagi.

Sebelumnya dolar AS bergerak naik siring meningkatnya permintaan safe-haven setelah konflik militer Israel-Hamas.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,14% pada 105,98.

Komentar dovish dari Wakil Ketua Fed Jefferson dan Presiden Fed Dallas Logan membebani dolar ketika mereka mengatakan lonjakan imbal hasil Treasury jangka panjang baru-baru ini mungkin berarti berkurangnya kebutuhan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga lagi.

Wakil Ketua Fed Jefferson mengatakan para pembuat kebijakan “dalam posisi untuk melanjutkan dengan hati-hati dalam menilai sejauh mana setiap penguatan kebijakan tambahan yang mungkin diperlukan,” karena kenaikan imbal hasil Treasury baru-baru ini bertindak sebagai potensi pengekangan lebih lanjut terhadap perekonomian.

Presiden Fed Dallas Logan percaya lonjakan imbal hasil Treasury jangka panjang baru-baru ini mungkin berarti berkurangnya kebutuhan bagi Fed untuk menaikkan suku bunga lagi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan mencermati pernyataan dari beberapa pejabat Fed, yang jika memberikan pernyataan dovish kembali, akan menekan kembali dolar AS. Juga akan dirilis data ekonomi Consumer Inflation Expectations September yang jika terealisir menurun, akan juga menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 105,57-105,39. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 106,25-106,69 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews