Rabu, 03 April 2024

PT Rifan Financindo Berjangka - Iran Dan Israel Bersitegang, Harga Emas Dunia Ikut Memanas

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas mencapai rekor tertinggi pada Rabu dini hari, (3/4/2024), karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, sebagian besar mengabaikan penguatan dolar dan mengurangi taruhan penurunan suku bunga AS. Harga emas di pasar spot naik 0,8% menjadi US$2,268.44 per ons pada pukul 14:07. EDT (18.07 GMT), setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$2,276.89. Emas berjangka AS ditutup 1,1% lebih tinggi pada US$2,281.8. “Kami melihat sejumlah permintaan safe-haven mengalir ke emas, yang berkaitan dengan serangan Israel terhadap kedutaan Iran di Suriah,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities. Pasalnya, Iran bersumpah akan membalas dendam kepada Israel atas serangan udara terhadap kompleks kedutaan Iran di Damaskus.

Ole Hansen dari Saxo Bank mengatakan penawaran beli dari bank ritel dan bank sentral diikuti oleh spekulan yang mengikuti momentum yang telah memperpanjang posisi beli mereka setelah emas menembus di atas US$2.200. “Apa yang membuat reli emas begitu tidak biasa adalah bahwa hal itu terjadi meskipun ada hambatan yang signifikan seperti kenaikan dolar AS, imbal hasil Treasury yang meningkat, kemungkinan kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama,” kata analis independen Ross Norman.

Dolar AS melonjak setelah data Senin menunjukkan manufaktur AS tumbuh untuk pertama kalinya dalam 1,5 tahun pada bulan Maret. “Jadi menurut saya ini sebenarnya sangat menarik karena jika kita melihat Bitcoin dan emas, keduanya tampaknya didukung oleh dua komponen yang sangat berbeda,” kata Norman. Para pedagang mengurangi spekulasi penurunan suku bunga pada bulan Juni menjadi 58% dibandingkan sekitar 60% sebelum data tersebut dirilis, yang dalam keadaan normal, akan menekan harga emas batangan tanpa imbal hasil. Namun meski pasar emas masih berada dalam "mood yang sangat bullish", pasar mungkin perlu melakukan konsolidasi di tengah pergeseran kembali ke pandangan yang lebih hawkish terhadap kebijakan Federal Reserve, kata Tai Wong, pedagang logam independen yang berbasis di New York - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : bisnis.com

Selasa, 02 April 2024

PT Rifan Financindo - EUR/USD Turun Ke Bawah 1.0750 Setelah Data AS

 

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - EUR/USD berada di bawah tekanan bearish yang baru dan jatuh di bawah level terendah sejak pertengahan bulan Februari di bawah 1.0750 di sekitar 1.0740 karena menguatnya dolar AS. Indeks dolar AS naik 0.40% ke 104.750.

Indeks dolar AS mengambil keuntungan dari keluarnya data makro ekonomi AS, Purchasing Manager Index (PMI) yang bagus sehingga membebani pasangan matauang EUR/USD.

The Institute for Supply Management (ISM) pada hari Senin mengatakan bahwa Purchasing Manager Index (PMI) AS bulan Maret naik ke 50.3, dibandingkan dengan angka pada bulan Februari di 47.8. Angka ini juga lebih kuat daripada yang diperkirakan dengan para ekonom memperkirakan angka PMI AS bulan Maret hanya membaik sedikit ke 48.5%.

Sektor manufaktur AS bergerak ke teritori ekspansi untuk pertama kalinya sejak September 2022. Permintaan positip, produksi menguat dan bahan mentah tetap akomodatip.

Dolar AS juga menguat setelah pembukaan pasar saham AS, Wall Street, yang saham – sahamnya berjatuhan.

Para investor kelihatannya sekarang percaya bahwa Federal Reserve AS (the Fed) akan mulai menurunkan tingkat bunganya pada bulan Juni. Pertaruhan ini diteguhkan oleh keluarnya angka Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada hari Jumat minggu lalu.

Pada hari Jumat minggu lalu, Departeman Perdagangan AS melaporkan bahwa PCE inti AS bulan Februari naik 0.3%. Angka ini sesuai dengan yang diperkirakan para ekonom. Namun sebagai tanda bahwa tekanan inflasi belum pergi, laporan tersebut juga mencatat revisi naik dari inflasi bulan Januari dengan inflasi inti naik sebesar 0.5%.

Hal ini, bersamaan dengan resiko geopolitik yang muncul dari perang Rusia melawan Ukraina dan konflik di Timur Tengah telah ikut membebani pasangan matauang EUR/USD.

Komentar yang hawkish dari para pejabat European Central Bank (ECB), tidak membantu Euro. Gubernur bank sentral Austria Robert Holzmann mengatakan pada hari Senin, bahwa ECB bisa menurunkan tingkat bunganya sebelum penurunan tingkat bunga oleh the Fed.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.0725 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0695 dan kemudian 1.0660. “Resistance” terdekat menunggu di 1.0770  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0805 dan kemudian 1.0840 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews

Senin, 01 April 2024

PT Rifan - Harga Emas Sedang Menjulang Tinggi Ke Rekor Termahal Sepanjang Masa

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas dunia sedang menjulang tinggi ke posisi rekor termahal sepanjang masa pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Jumat.

Harga emas berada pada level tertinggi sepanjang masa pada $2230 per troy ounce di tengah spekulasi bahwa bank-bank sentral utama akan beralih ke penurunan suku bunga tahun ini.

Sementara itu meningkatnya ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan safe-haven untuk emas batangan. Dan sepanjang bulan Maret harga emas naik lebih dari 9% di bulan Maret.

Di Amerika Serikat, Federal Reserve mempertahankan prospek penurunan suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini meskipun terdapat data inflasi yang tinggi.

Di Eropa, Swiss National Bank secara mengejutkan melakukan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Maret, sehingga memicu spekulasi bahwa bank sentral besar lainnya juga akan melakukan hal yang sama.

Di kawasan Asia, Bank of Japan mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya, namun diperkirakan akan mempertahankan sikap akomodatif untuk beberapa waktu.

Di kawasan lain, investor terus melakukan lindung nilai terhadap ketidakstabilan geopolitik di Eropa Timur dan Timur Tengah dengan komoditas emas.

Harga emas spot kini berada di kisaran 2232,38 atau naik 1,75%, untuk harga emas comex kontrak berjangka bulan Juni 2024 naik 1,90% menjadi 2254,80.

Secara teknikal harga emas sudah menembus 3 posisi resisten hariannya dan berpotensi mendaki ke resisten selanjutnya di kisaran 2240,30 – 2243,40.

Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya, harga akan turun menuju pembukaan 2194,46 dan jika tembus akan meluncur ke support kuat hariannya di 2179,43 - PT RIFAN

Sumber : vibiznews

Kamis, 28 Desember 2023

Rifan Financindo - Data Inflasi Yang Lebih Dingin Mempengaruhi Harga Emas

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Data inflasi yang lebih dingin memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed pada bulan Maret, dengan para pedagang kini memperkirakan peluangnya sekitar 90%, menurut alat CME FedWatch .

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu, harga perak naik 0,1% menjadi USD 24,225 per ounce, dan harga platinum naik 1,7% ke level tertinggi dalam enam bulan di USD 994,91.

Berbeda dengan harga emas, harga paladium turun 2,1% menjadi USD 1,149.30 dan bersiap untuk tahun terburuk sejak 2008 jika kerugian terus berlanjut - RIFAN FINANCINDO

Sumber : liputan6

Rabu, 27 Desember 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - EUR/USD Kembali Naik Ke Arah 1.1040

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - EUR/USD kembali naik ke arah 1.1040 dan diperdagangkan di sekitar 1.1030, pada sesi perdagangan AS hari Selasa, di tengah perdagangan yang sepi karena liburan Natal.

Setelah terkoreksi normal diperdagangkan turun ke arah 1.1000 di sekitar 1.1020, EUR/USD berhasil naik kembali ke 1.1030 karena data inflasi PCE AS yang lemah pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat minggu lalu masih terus memberikan dukungan naik terhadap pasangan matauang EUR/USD.

EUR/USD berhasil mengumpulkan momentum bullish-nya dan naik ke atas 1.1000 pada hari Kamis minggu lalu karena dolar AS berada dalam tekanan bearish setelah keluarnya data ekonomi AS.

Turunnya indeks dolar AS terjadi akibat melemahnya inflasi AS. Setelah keluarnya data inflasi AS sebagaimana dengan yang diukur oleh Personal Consumption Expenditures (PCE) yang lebih rendah daripada yang diperkirakan, dolar AS kesulitan untuk mendapatkan permintaan.

Core PCE price index tahunan turun ke 3.2% dari yang diperkirakan konsensus di 3.3% dan lebih rendah daripada angka sebelumnya pada bulan Oktober di 3.5%. Secara basis bulanan, inflasi ukuran Federal Reserve AS (the Fed) ini naik 0.1% dibandingkan dengan yang diperkirakan di 0.2%.

Pada minggu lalu, indeks dolar AS juga telah tertekan turun dengan keluarnya data GDP AS yang lemah.

Bureau of Economic Analysis (BEA) AS melaporkan laporan perkiraan final yang menunjukkan bahwa ekonomi AS hanya bertumbuh sebesar 4.9% dibandingkan dengan yang diperkirakan dan angka sebelumnya sebesar 5.2%.

Laporan dari BEA AS ini membuat yield obligasi treasury AS turun tajam dan terjadi aksi jual terhadap dolar AS yang sebelumnya telah berada pada posisi di bawah karena naiknya ekspektasi mengenai penurunan tingkat bunga oleh Federal Reserve AS.

Support & Resistance

Support terdekat menunggu di 1.1000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0950 dan kemudian 1.0915. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1050  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1100 dan kemudian 1.1150 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews

Selasa, 26 Desember 2023

PT Rifan Financindo - Desember, Emas Buat Rekor Baru

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Harga emas telah mencapai titik All Time High (ATH) di level tertingginya yakni US$2.075,09 pada perdagangan Jumat kemarin. Posisi tertinggi, bukan di penutupan, sebelumnya ada di US$ 2.072 per troy ons.

Pada perdagangan Jumat harga emas akhirnya di pasar spot ditutup melesat 1,73% di posisi US$ 2.070,90 per troy ons. Posisi penutupan tersebut adalah yang tertinggi sepanjang masa.Posisi penutupan tertinggi sebelumnya adalah pada 6 Agustus 2020 yakni US$ 2.063,19 per troy ons.

Harga emas menguat ke level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Jumat setelah The Fed mengisyaratkan akan mulai menurunkan suku bunga.

Dokumen "dot plot" The Fed menunjukkan jika anggota bank sentral mulai mengindikasikan adanya pemangkasan suku bunga.

Sebanyak delapan anggota memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga setidaknya tiga kali sebesar 75 bps pada tahun depan sementara lima lainnya memperkirakan pemangkasan suku bunga lebih dari 75 bps. Median ekspektasi suku bunga ada di angka 4,6% dalamdot plotterbaru, turun dibandingkan 5,1% pada proyeksi September - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : cnbcindonesia

Jumat, 22 Desember 2023

Rifan Financindo Berjangka - Bursa Wall Street Kamis Berakhir Naik Setelah Laporan Ekonomi AS Mendukung Penurunan Suku Bunga Fed

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bursa saham AS pada hari Kamis ditutup naik setelah laporan ekonomi AS mengisyaratkan perekonomian melambat, memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Fed tahun depan. Laporan hari Kamis menunjukkan revisi ke bawah pada PDB AS pada kuartal ketiga, penurunan tak terduga dalam survei prospek bisnis Fed Philadelphia bulan Desember, dan berkurangnya tekanan harga, yang semuanya merupakan faktor dovish dalam kebijakan Fed.

Indeks S&P 500 ditutup naik +1.03%, Indeks Dow Jones Industrials ditutup naik +0.87%, dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +1,23%.

Berita perusahaan yang positif juga mendukung saham pada hari Kamis, dengan Micron Technology menguat lebih dari +8% setelah melaporkan pendapatan Q1 yang lebih baik dari perkiraan dan memperkirakan pendapatan Q2 di atas konsensus. Selain itu, Cintas ditutup naik lebih dari +6% setelah menaikkan perkiraan pendapatan setahun penuhnya.

Klaim pengangguran awal mingguan AS naik +2.000 menjadi 205.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dibandingkan ekspektasi kenaikan menjadi 215.000. Klaim lanjutan mingguan secara tak terduga turun -1.000 menjadi 1,865 juta, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dibandingkan ekspektasi kenaikan menjadi 1,880 juta.

Survei prospek bisnis Fed Philadelphia bulan Desember di AS secara tak terduga turun -4,6 menjadi -10,5, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan menjadi -3,0.

PDB AS pada kuartal ketiga direvisi turun sebesar -0,3 poin menjadi 4,9% (kuartalan tahunan), lebih lemah dari ekspektasi sebesar 5,2%, karena konsumsi pribadi pada kuartal ketiga direvisi turun menjadi 3,1% dari yang dilaporkan sebelumnya sebesar 3,6%.

Data inflasi AS pada kuartal ketiga direvisi lebih rendah karena indeks harga PDB kuartal ketiga direvisi lebih rendah menjadi 3,3% dari 3,6%, dan indeks harga PCE inti kuartal ketiga direvisi lebih rendah menjadi 2,0% dari 2,3%.

Indikator-indikator utama AS di bulan November turun -0,5% bulan/bulan, sesuai dengan ekspektasi, dan indikator-indikator tersebut telah menurun selama dua puluh bulan berturut-turut.

Pasar memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar -25bp sebesar 14% pada pertemuan FOMC berikutnya pada 30-31 Januari dan 94% pada pertemuan berikutnya pada 19-20 Maret.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Eropa pada hari Kamis beragam. Imbal hasil T-note 10-tahun turun ke level terendah 4-3/4 bulan di 3,827% namun kembali pulih dan berakhir naik +4,1 bp pada 3,888%. Imbal hasil obligasi Jerman bertenor 10 tahun turun ke level terendah dalam 9 bulan di 1,941% dan berakhir turun -0,7 bp di 1,964%. Imbal hasil emas Inggris tenor 10-tahun turun ke level terendah 8-1/4 bulan di 3,481% namun pulih dan berakhir naik +0,1 bp pada 3,529%.

Dari berita saham, Micron Technology (MU) ditutup naik lebih dari +8% memimpin peraih keuntungan di S&P 500 dan Nasdaq 100 setelah melaporkan pendapatan Q1 sebesar $4,73 miliar, lebih baik dari konsensus sebesar $4,54 miliar, dan memperkirakan pendapatan Q2 sebesar $5,1 miliar-$5,5 miliar, di atas konsensus sebesar $4,99 miliar.

VF Corp (VFC) ditutup naik lebih dari +6% setelah Baird mengatakan mereka terdorong untuk melihat situs web perusahaan tersebut telah kembali ke kemampuan pengiriman normal setelah serangan siber minggu lalu.

Cintas (CTAS) ditutup naik lebih dari +6% setelah menaikkan perkiraan pendapatan setahun penuh menjadi$9,48 miliar-$9,56 miliar dari perkiraan sebelumnya sebesar $9,40 miliar-$9,52 miliar.

Operator kapal pesiar bergerak lebih tinggi pada hari Kamis setelah Carnival melaporkan kerugian per saham yang disesuaikan pada Q4 sebesar -7 sen, kerugian lebih kecil dari ekspektasi -13 sen. Hasilnya, Karnaval (CCL) ditutup naik lebih dari +6%. Norwegia Cruise Line Holdings (NCLH) dan Royal Caribbean Cruises (RCL) ditutup naik lebih dari +5%.

CarMax (KMX) ditutup naik lebih dari +5% setelah melaporkan EPS Q3 sebesar 52 sen, lebih kuat dari konsensus sebesar 42 sen.

Saham-saham chip menguat pada hari Kamis dan mendukung kenaikan di pasar secara keseluruhan. Marvell Technology (MRVL) ditutup naik lebih dari +4%. Selain itu, Advanced Micro Devices (AMD), Globalfoundries (GFS), ASML Holding NV (ASML), ON Semiconductors (ON), dan KLA Corp (KLAC) ditutup naik lebih dari +3%. Selain itu, Intel (INTC) ditutup naik lebih dari +2% memimpin peraih keuntungan di Dow Jones Industrials. Terakhir, NXP Semiconductors NV (NXPI), Applied Materials (AMAT), dan Lam Research (LRCX) ditutup naik lebih dari +2%.

Teknologi Spotify (SPOT) ditutup naik lebih dari +2% setelah Pivotal Research Group mengupgrade saham menjadi beli dari ditahan dengan target harga $265.

Salesforce (CRM) ditutup naik lebih dari +2% setelah Morgan Stanley mengupgrade saham menjadi overweight dari bobot yang sama dengan target harga $350.

Paychex (PAYX) ditutup turun lebih dari -7% memimpin penurunan di S&P 500 dan Nasdaq 100 setelah melaporkan pendapatan Q2 sebesar $1,26 miliar, di bawah konsensus $1,27 miliar.

Westrock (WRK) ditutup turun lebih dari -2% setelah aktivis investor Primestone Capital mengatakan pihaknya memiliki keraguan tentang rencana Smurfit Kappa untuk mengakuisisi Westrock dan mengatakan kesepakatan alternatif dapat menciptakan nilai lebih bagi pemegang saham Smurfit Kappa.

Paramount Global (PARA) ditutup turun lebih dari -2% setelah Axios melaporkan perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan Warner Bros Discovery mengenai kemungkinan merger.

Aon Plc (AON) ditutup turun lebih dari -2% setelah Fitch Ratings memangkas prospek peringkat default emiten jangka panjang Aon menjadi negatif dari stabil.

Simon Property Group (SPG) ditutup turun lebih dari -1% setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat sahamnya ke bobot yang sama dari kelebihan bobot.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Wall Street akan mencermati data PCE Price Index November AS, yang jika terealisir turun akan meningkatkan perkiraan The Fed akan menurunkan suku bunga tahun depan - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews