Situasi ini berdampak pada berkurangnya daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil harian dibandingkan dengan surat utang pemerintah amerika yang saat ini menawarkan pengembalian yang lebih menarik. Akibatnya harga emas cenderung bergerak menyamping dengan kecenderungan menurun pada sesi perdagangan asia sepanjang hari ini.
Meski demikian permintaan dari bank sentral di berbagai negara berkembang masih tetap kuat untuk melakukan diversifikasi cadangan devisa mereka dari ketergantungan pada dolar. Faktor pembelian institusional ini menjadi tembok pertahanan yang menjaga harga emas agar tidak jatuh di bawah level dukungan teknis utama di empat ribu tujuh ratus dolar per troy ons.
Para analis memprediksi bahwa rilis data belanja personal amerika serikat nanti malam akan menjadi faktor penentu apakah imbal hasil obligasi akan terus naik atau terkoreksi. Jika data belanja tersebut melambat maka imbal hasil obligasi akan turun dan memberikan jalan bagi emas untuk kembali melakukan reli kenaikan menuju area empat ribu delapan ratus tiga puluh dolar - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG
sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar