Kemarin, laporan mengenai aliran masuk logam mulia ke cadangan devisa beberapa negara memberikan sentimen positif tambahan bagi pasar. Meskipun data ekonomi AS menunjukkan volatilitas, dukungan dari sisi institusi negara ini memberikan keyakinan bagi investor ritel bahwa prospek jangka panjang emas tetap cerah. Pembelian skala besar ini sering kali dilakukan secara bertahap, sehingga menciptakan level dukungan harga yang berkelanjutan.
Dampaknya hari ini adalah pasar emas berjangka terlihat lebih tahan banting terhadap berita ekonomi yang bersifat negatif. Keberadaan pembeli besar di balik layar membuat spekulan jangka pendek berpikir dua kali untuk melakukan penjualan besar-besaran. Harga emas cenderung bergerak stabil di zona hijau, didorong oleh persepsi bahwa pasokan fisik semakin terbatas akibat akumulasi oleh bank-bank sentral tersebut.
Forecast nanti malam memperkirakan bahwa dukungan struktural ini akan membuat emas pulih lebih cepat jika terjadi koreksi harga akibat data ekonomi yang kuat. Selama tren de-dolarisasi oleh bank sentral berlanjut, setiap penurunan harga emas dipandang sebagai peluang beli oleh pasar global. Fokus nanti malam tetap pada volume perdagangan yang diprediksi akan meningkat tajam saat sesi Amerika dibuka secara penuh. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






