Dampaknya untuk hari ini, volume perdagangan emas terlihat sedikit menurun dibandingkan rata-rata harian karena para pelaku pasar besar lebih memilih untuk menunggu pernyataan resmi dari otoritas moneter. Harga emas bergerak mengikuti fluktuasi indeks dolar dalam skala kecil, mencerminkan keraguan pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga di bulan depan. Emas saat ini berada dalam fase konsolidasi teknis, di mana level dukungan harian masih cukup kuat untuk menahan tekanan jual dari para spekulan jangka pendek.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh stabilitas permintaan dari sektor perhiasan di India dan Tiongkok yang tetap menunjukkan ketahanan meskipun harga emas berada di level tinggi. Laporan konsumsi fisik dari kedua negara tersebut pada akhir pekan kemarin memberikan sinyal bahwa permintaan riil masih menjadi penopang yang efektif bagi harga emas global. Hal ini memberikan keyakinan pada investor jangka panjang bahwa nilai emas masih memiliki dasar yang solid di luar aktivitas perdagangan di bursa berjangka.
Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan terus bergerak sideways tanpa tren arah yang jelas hingga penutupan perdagangan malam nanti. Harga diperkirakan akan menutup hari di dekat level pembukaan dengan fluktuasi yang minimal karena absennya rilis data ekonomi berdampak tinggi malam ini. Pelaku pasar disarankan untuk memperhatikan level resistensi minor karena penembusan di level tersebut dapat membuka jalan bagi kenaikan moderat saat likuiditas pasar kembali normal pada perdagangan esok hari. - PT RIFAN BANDUNG
sumber : newsmaker.id






