HARGA EMAS HARI INI bergerak menyamping (sideways) dengan kecenderungan tertahan pasca-rilis data Indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller AS kemarin yang menunjukkan pertumbuhan harga properti masih kokoh. Bertahannya inflasi di sektor perumahan ini memperkuat pandangan bahwa The Fed mungkin tidak akan seagresif yang diperkirakan dalam memangkas suku bunga. Dampaknya hari ini, pergerakan indeks dolar AS stabil di area puncaknya, yang secara langsung mengekang laju pergerakan emas.
Tanpa adanya tekanan jual pada dolar, para pelaku pasar (speculator) di bursa komoditas cenderung menahan diri. Buku pesanan (order book) menunjukkan volume penawaran dan permintaan yang cukup berimbang, membuat grafik harian emas bergerak monoton mengelilingi garis rata-rata pergerakan harian (moving average).
Forecast untuk perdagangan sesi New York nanti malam memperkirakan emas akan mulai menunjukkan peningkatan volatilitas. Data penting terkait Persediaan Grosir (Wholesale Inventories) AS malam nanti akan menjadi katalis yang ditunggu pasar. Jika stok barang melimpah, mengisyaratkan melambatnya permintaan, emas bisa kembali memikat pembeli. Disarankan untuk tidak menahan posisi mengambang (floating) terlalu lama malam ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





