HARGA EMAS HARI INI - menguat stabil di bursa internasional dipicu oleh rilis laporan resmi terbaru yang mengonfirmasi bahwa bank-bank sentral dunia masih terus melanjutkan aksi akumulasi pembelian emas fisik secara intensif pada kuartal ketiga tahun 2026 ini. Kebijakan dedolarisasi dan diversifikasi cadangan devisa oleh otoritas moneter global menjadi penggerak utama di balik tingginya tingkat permintaan emas dunia.
Dampaknya untuk hari ini tercermin dari kokohnya fondasi harga emas yang sangat sulit untuk ditembus oleh aksi jual atau tekanan koreksi jangka pendek. Kehadiran pembeli institusional tingkat negara ini menciptakan "lantai dukungan" (support) yang sangat kuat di pasar komoditas, sehingga memberikan rasa percaya diri yang tinggi bagi para investor ritel dan pelaku pasar berjangka untuk terus membuka posisi beli.
Secara fundamental, akumulasi cadangan oleh bank sentral berdampak langsung pada berkurangnya pasokan emas yang beredar bebas di pasar komoditas internasional. Karena aset emas yang dibeli oleh bank sentral ditujukan untuk disimpan dalam jangka panjang sebagai cadangan negara, ketatnya likuiditas fisik ini secara alami memberikan dorongan naik pada nilai komoditas emas dalam jangka panjang.
Forecast nanti malam memproyeksikan harga emas masih akan diperdagangkan dengan bias menguat saat bursa New York beroperasi nanti malam. Harga diperkirakan akan tetap bertahan di atas area dukungan teknis utamanya seiring dengan respons positif pasar terhadap berlanjutnya akumulasi cadangan devisa moneter. Investor disarankan untuk mengidentifikasi level teknikal harian secara cermat sebelum melakukan eksekusi transaksi - PT RIFAN BANDUNG
sumber : newsmaker.id


































