Selasa, 15 Juli 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kebijakan Moneter Global Pimpin Arah Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Arah emas berjangka hari ini sangat dipengaruhi oleh sinyal dari bank sentral utama dunia mengenai kebijakan moneter mereka. Spekulasi mengenai jalur suku bunga Federal Reserve AS, Bank Sentral Eropa, dan Bank of Japan telah menciptakan volatilitas di pasar emas. Pernyataan yang lebih hawkish dari pejabat bank sentral, yang mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut, cenderung menekan harga emas, sementara sinyal yang lebih dovish memberikan dukungan.

Data inflasi yang terus-menerus tinggi di banyak negara memaksa bank sentral untuk mempertahankan sikap ketat mereka, yang secara teori kurang menguntungkan bagi emas karena meningkatkan biaya peluang untuk memegangnya. Namun, kekhawatiran tentang potensi resesi yang disebabkan oleh pengetatan kebijakan moneter juga mendorong investor ke aset safe haven seperti emas. Oleh karena itu, pasar emas berada dalam dilema, menyeimbangkan antara dampak kenaikan suku bunga dan kekhawatiran resesi.

Selain itu, progam pembelian obligasi atau kebijakan stimulus lainnya dari bank sentral, jika diimplementasikan, dapat memberikan dorongan bagi harga emas karena dapat melemahkan mata uang fiat dan memicu kekhawatiran inflasi. Para pelaku pasar kini menunggu dengan cermat setiap petunjuk mengenai perubahan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi nilai tukar mata uang dan imbal hasil obligasi, yang pada gilirannya akan berdampak signifikan pada emas.

Investor disarankan untuk terus memantau pidato dan notulen rapat dari bank sentral utama. Setiap perubahan dalam retorika atau tindakan kebijakan moneter dapat memicu pergerakan harga emas yang tajam. Meskipun ada ketidakpastian, peran emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan inflasi tetap relevan. Pemahaman yang mendalam tentang interaksi antara kebijakan moneter dan harga emas sangat penting - RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar