Rabu, 06 Agustus 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Aksi Ambil Untung Tekan Harga Emas, Investor Waspada Jelang Data PMI Jasa AS


HARGA EMAS HARI INI - Setelah mencapai level tertinggi, harga emas berjangka mengalami sedikit koreksi di sesi perdagangan Asia. Koreksi ini sebagian besar disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) dari para investor yang ingin mengunci keuntungan setelah kenaikan harga yang tajam. Pergerakan ini juga mencerminkan sikap hati-hati pasar jelang rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) Jasa AS yang dianggap penting. Data ini dapat memberikan gambaran tentang kesehatan sektor jasa, yang merupakan bagian terbesar dari ekonomi AS, dan akan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.

Meskipun terjadi koreksi, sentimen bullish terhadap emas tetap kuat. Tekanan jual yang terjadi saat ini dianggap sebagai koreksi teknikal yang wajar setelah reli yang panjang. Banyak analis meyakini bahwa koreksi ini bersifat sementara, dan harga emas akan kembali melanjutkan kenaikannya jika data ekonomi AS yang dirilis selanjutnya mendukung prospek pemotongan suku bunga. Investor jangka panjang mungkin melihat penurunan harga ini sebagai peluang untuk membeli emas dengan harga yang lebih rendah.

Secara teknikal, harga emas berjangka saat ini sedang menguji level support penting. Jika level ini bertahan, ada kemungkinan harga akan kembali memantul dan melanjutkan tren naiknya. Namun, jika level support ditembus, hal itu bisa memicu penjualan lebih lanjut dan koreksi yang lebih dalam. Oleh karena itu, para trader jangka pendek sangat memperhatikan pergerakan harga di sekitar level-level kunci ini.

Selain data ekonomi AS, faktor geopolitik dan perdagangan global juga tetap menjadi perhatian. Setiap eskalasi ketegangan atau perkembangan negatif dalam negosiasi perdagangan dapat mendorong kembali permintaan untuk aset "safe haven" seperti emas. Dengan demikian, meskipun pasar sedang dalam mode hati-hati, fundamental yang mendukung harga emas masih tetap kuat - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker

Tidak ada komentar:

Posting Komentar