HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar global hari ini beralih ke mode risk-off, mendorong investor untuk mencari perlindungan di aset safe-haven seperti emas berjangka. Kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Tiongkok, ditambah dengan ketidakpastian di sektor properti dan perlambatan permintaan global, telah memicu kekhawatiran resesi. Dalam kondisi yang penuh dengan ketidakpastian ini, emas kembali membuktikan dirinya sebagai aset yang dapat diandalkan untuk melindungi modal dari gejolak pasar yang tak terduga.
Laporan data ekonomi dari Tiongkok, yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan dan tantangan di sektor properti, memiliki dampak riak di seluruh pasar global. Karena Tiongkok adalah salah satu ekonomi terbesar di dunia, setiap perlambatan di sana dapat memengaruhi rantai pasokan global dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Investor, yang melihat tanda-tanda peringatan ini, cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap aset berisiko dan beralih ke aset yang memiliki sejarah sebagai tempat berlindung yang aman.
Selain itu, volatilitas di pasar mata uang dan komoditas juga menambah daya tarik emas. Fluktuasi harga minyak dan komoditas industri lainnya mencerminkan ketidakpastian seputar permintaan global, yang semakin mendorong investor untuk mencari stabilitas. Emas, sebagai aset yang tidak berkorelasi langsung dengan siklus ekonomi, seringkali menjadi pilihan yang menarik selama periode ketidakpastian ini. Minat beli dari investor institusional dan ritel terlihat meningkat, mendorong harga di pasar berjangka.
Dalam jangka pendek, sentimen risk-off yang dominan akan terus memberikan dukungan bagi harga emas berjangka. Selama ada kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Tiongkok dan perlambatan global, emas akan tetap menjadi pilihan investasi yang menarik. Namun, pembalikan mendadak dalam sentimen pasar, misalnya jika ada stimulus ekonomi yang signifikan dari Tiongkok, dapat menekan harga emas. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat perkembangan ekonomi di Tiongkok dan sentimen pasar global. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar