Rabu, 15 Oktober 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Tertekan oleh Rilis Data Inflasi Produsen Jerman yang Lebih Rendah

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami sedikit tekanan hari ini, dengan harga yang menurun setelah rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) Jerman yang menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan. PPI yang lebih rendah mengindikasikan bahwa tekanan inflasi di tingkat grosir telah mereda secara signifikan di ekonomi terbesar Zona Euro. Data ini memperkuat spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan mulai mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter, yang secara paradoks menekan emas.

Meskipun prospek pelonggaran moneter oleh ECB seharusnya menguntungkan emas, reaksi pasar cenderung berhati-hati. Penurunan tajam PPI Jerman menunjukkan adanya risiko deflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang lebih besar di Eropa. Dalam skenario ini, investor mungkin sementara waktu beralih ke obligasi pemerintah Jerman yang dianggap sebagai aset safe-haven, yang menawarkan imbal hasil positif, dibandingkan dengan emas. Sentimen ini mencerminkan fokus pasar pada risiko resesi, bukan hanya inflasi.

Tekanan pada emas diperparah oleh penguatan indeks dolar AS terhadap euro. Euro melemah karena data inflasi yang lebih rendah meningkatkan prospek pemotongan suku bunga ECB, sementara dolar tetap didukung oleh kebijakan Federal Reserve yang masih hawkish. Dolar yang lebih kuat membuat emas, yang dihargai dalam mata uang tersebut, menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, menekan permintaan global dan harga berjangka.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus sensitif terhadap data inflasi di Zona Euro. Jika data inflasi utama terus menunjukkan pelemahan, emas mungkin akan tetap berada di bawah tekanan karena investor mencari kepastian di aset berbunga. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat data ekonomi Eropa dan retorika ECB. Emas kini berada dalam mode konsolidasi, berjuang melawan narasi pelemahan inflasi di Eropa. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar