Rabu, 22 Oktober 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak Mentah yang Stabil

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga yang menurun menyusul penurunan harga minyak mentah global yang stabil dan berkelanjutan. Penurunan harga minyak ini meredakan kekhawatiran tentang inflasi biaya energi yang tinggi dan meningkatkan pandangan bahwa tekanan inflasi secara keseluruhan dapat mereda lebih cepat dari yang diperkirakan. Prospek inflasi yang lebih rendah mengurangi daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan mendukung aset yang sensitif terhadap pertumbuhan.

Harga minyak yang lebih rendah mengurangi biaya produksi bagi banyak industri, yang pada gilirannya dapat mengurangi tekanan harga di tingkat konsumen. Skenario ini mendukung pandangan bahwa bank sentral mungkin tidak perlu bersikap se-hawkish yang diperkirakan, tetapi penurunan ekspektasi inflasi secara langsung mengurangi salah satu pendorong utama permintaan emas. Investor yang memegang emas sebagai lindung nilai inflasi cenderung mengurangi posisi mereka, yang memicu aksi jual di pasar berjangka.

Tekanan pada emas diperparah oleh penguatan indeks dolar AS yang moderat. Dolar menguat karena optimisme bahwa penurunan inflasi akan memungkinkan ekonomi AS untuk mencapai "soft landing" atau pendaratan lunak. Dolar yang lebih kuat membuat emas, yang dihargai dalam mata uang tersebut, menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, menekan permintaan global. Kombinasi ekspektasi inflasi yang lebih rendah dan dolar yang kuat menciptakan lingkungan yang menantang bagi emas.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus sensitif terhadap pergerakan harga komoditas utama, terutama minyak mentah. Investor disarankan untuk memantau tren harga minyak dan dampaknya pada ekspektasi inflasi. Emas kini berada dalam mode konsolidasi, berjuang melawan narasi pelemahan inflasi global yang didorong oleh penurunan harga energi. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar