Rabu, 07 Oktober 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - RBA Tahan Suku Bunga Dengan Nada Dovish, Dolar AS Turut Tertekan


HARGA EMAS HARI INI bergerak di area hijau pasca-keputusan Reserve Bank of Australia (RBA) pada kalender ekonomi kemarin yang menahan suku bunga utamanya, disertai rilis pernyataan yang cenderung lunak (dovish). Berakhirnya siklus pengetatan moneter dari salah satu bank sentral mayor ini memberikan sinyal bahwa bank sentral negara maju lainnya, termasuk The Fed, akan segera menyusul. Dampaknya untuk hari ini, sentimen penghindaran risiko mata uang mencuat, menekan indeks dolar AS dan membiarkan emas melenggang naik.

Stabilitas sentimen di kawasan Asia Pasifik mendorong para pelaku pasar (speculator) untuk membuka posisi beli jangka panjang pada logam mulia. Dari sudut pandang teknikal, grafik harian emas membentuk pola tangga naik (staircase) yang sehat tanpa adanya lonjakan volatilitas yang berbahaya, mengindikasikan bahwa tren kenaikan ini didukung oleh volume yang valid.

Forecast untuk perdagangan sesi New York nanti malam mengisyaratkan emas berpeluang menguji level resistensi krusial di pasar berjangka COMEX. Perhatian akan beralih ke rilis data Kepercayaan Konsumen Universitas Michigan AS. Angka sentimen konsumen yang pesimis akan menjadi bahan bakar tambahan bagi roket harga emas malam ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar