Selasa, 22 Agustus 2023

PT Rifan Financindo - Emas Turun Pertama Kalinya Ke Bawah $1,900

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas bertahan di sekitar $1,889 pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat minggu lalu dan membukukan penutupan mingguan terendah di dalam lima bulan.

Naiknya yields obligasi treasury AS dan keprihatinan karena berita-berita yang datang dari Cina memaksa harga emas tetap berada di posisi bawah sepanjang minggu lalu.

Memulai minggu yang baru pada minggu lalu di 1.913, harga emas pada akhir minggu lalu melanjutkan penurunannya secara signifikan menembus ke bawah 1.900 ke 1.889.

Penurunan harga emas terutama disebabkan karena naiknya yield obligasi treasury AS dan indeks dolar AS.

Memulai minggu perdagangan yang baru di 102.689, indeks dolar AS mengakhiri minggu ini dengan kenaikan ke 103.282, meskipun pada hari perdagangan terakhir hari Jumat turun 0.18% karena munculnya data ekonomi AS yang bervariasi. Kenaikan indeks dolar AS secara mingguan disebabkan karena keluarnya risalah pertemuan FOMC the Fed yang hawkish yang menyatakan bahwa para pejabat Federal Reserve prihatin tentang laju inflasi dan mengatakan mungkin lebih banyak kenaikan suku bunga diperlukan di masa depan kecuali jika kondisi berubah.

Selain itu, kondisi perekonomian Cina yang memburuk menekan harga emas turun karena Cina adalah salah satu konsumen emas terbesar di dunia.

China Evergrande Group, developer real-estate nomor dua terbesar di Cina, telah mengajukan perlindungan dari para kreditor di pengadilan kebangkrutan Perusahaan di Cina. Hal ini menambah keprihatinan mengenai mendalamnya krisis sektor properti di Cina dan memburuknya kondisi perekonomian di negara Cina yang memaksa para investor untuk mencari tempat perlindungan yang aman di assets safe – haven dolar AS yang pada gilirannya menekan harga emas turun.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $1,881 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,874 dan kemudian $1,863.

Resistance” terdekat menunggu di $1,900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,911 dan kemudian $1,918 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing

 

Senin, 21 Agustus 2023

PT Rifan - Emas Spot Turun Empat Minggu Terakhir, Dolar Perkasa Tekan Logam Kuning Ke Low 5 Bulan

PT RIFAN BANDUNG - Keyakinan bahwa emas telah menemukan rumah yang aman di atas $ 1.900 ditantang oleh capaian bulanan yang lebih rendah dalam harga logam kuning. Dan kini emas spot alami kerugian mingguan keempat.

Emas berjangka Desember yang paling aktif di Comex New York terakhir berada di $1.916,50/oz, naik tipis $1,30, atau 0,01%, pada hari Jumat. Namun, untuk minggu ini, harga emas turun lebih dari $30, atau sebesar 1,5%.

Emas spot, yang melacak transaksi fisik emas secara real-time dan lebih banyak diikuti dibanding kontrak futures oleh beberapa traders emas, berada di bawah $1.890 untuk hari kedua perdagangan sore hari di New York saat ditulis. Pada pukul 15:45 ET (19:45 GMT), emas spot berada di $1.888,38, turun 99 sen, atau 0,01% pada hari Jumat.

Dengan harga emas yang sudah berada di wilayah $1.800, tidak pasti berapa lama lagi emas berjangka bisa bertahan di kisaran $1.900, kata para analis. Sejak awal pekan ini, rally Dolar telah menjadi terlalu kuat bagi emas.

"Emas spot telah jatuh di bawah level $1.900, tetapi momentum penjualan telah melambat," Ed Moya, analis di platform online trading OANDA, mengatakan, mencatat bahwa "traders emas juga terpaku pada level $1.900 untuk emas berjangka - PT RIFAN

Sumber : investing

Jumat, 18 Agustus 2023

Rifan Financindo Berjangka - Emas Kian Terpuruk Terpukul Kenaikan Dolar Dan Imbal Hasil Obligasi AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjangka merosot lagi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), mencatat kerugian untuk sesi kesembilan berturut-turut, penurunan harian terpanjang sejak 2017, terpukul melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan dolar yang kuat.


Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 13,10 dolar AS atau 0,68 persen menjadi ditutup pada 1.915,20 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.933,50 dolar AS dan terendah di 1.914,20 dolar AS.


Emas berjangka terpangkas 6,90 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.928,30 dolar AS pada Rabu (16/8/2023), setelah merosot 8,80 dolar AS atau 0,45 persen menjadi 1.935,20 dolar AS pada Selasa (15/8/2023), dan tergelincir 2,60 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.944,00 dolar AS pada Senin (14/8/2023).


Ada "garis lurus antara kerugian emas baru-baru ini dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang," Michael Armbruster, mitra pengelola di Altavest, mengatakan kepada MarketWatch, menambahkan bahwa penguatan dolar juga menjadi batu sandungan.


Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun muncul di atas 4,3 persen, level tertinggi sejak krisis keuangan global 2008.


Sementara itu, Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata utama saingannya, turun sedikit di 103,39 pada transaksi Kamis (17/8/2023), tetapi naik 0,5 persen minggu ini.
Komentar hawkish termasuk dalam risalah dari pertemuan kebijakan Juli Federal Reserve yang dirilis pada Rabu (16/8/2023) telah membantu mendorong imbal hasil obligasi global ke level tertinggi dalam 15 tahun, menurut Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.


Data ekonomi yang dirilis Kamis (17/8/2023) lebih lanjut mengurangi daya tarik emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 11.000 ke penyesuaian musiman 239.000 untuk pekan yang berakhir 12 Agustus. Para ekonom memperkirakan 240.000 klaim untuk pekan terakhir.


Indeks manufaktur Fed Philadelphia naik menjadi 12 pada Agustus dari negatif 13,5 pada Juli. Setiap bacaan di atas nol menunjukkan aktivitas yang berkembang. Ini adalah pembacaan positif pertama setelah 11 bulan kontraksi berturut-turut.


Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September terkerek 18 sen atau 0,80 persen, menjadi ditutup pada 22,715 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober terangkat 4,30 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi menetap pada 895,60 dolar AS per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : antaranews


Selasa, 15 Agustus 2023

PT Rifan Financindo - Emas Melanjutkan Penurunan Ke Kerendahan Beberapa Minggu

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas tetap tertekan di dekat level terendah sejak bulan Juni di sekitar $1,906, di tengah bullish-nya dolar AS. Pertaruhan bahwa Federal Reserve akan menaikkan sekali lagi tingkat bunganya terus memberikan dukungan terhadap dolar AS, meskipun pada saat ini indeks dolar AS turun 0.08% ke 102.972, secara keseluruhan dolar AS tetap tangguh.

Dolar AS sempat naik ke atas 103.00 yang menandai penutupan harian tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Hal ini digerakkan oleh naiknya yields treasury AS. Dolar AS tetap kuat dengan yields AS terus naik dimana benchmark 10 tahun mendekati 4.20% dan benchmark 2 tahun mendekati 5%.

Penurunan harga emas dibatasi oleh karena adanya kekuatiran akan ekonomi Cina sehingga bisa bertahan di atas $1,900 per troy ons.

Harga emas jatuh pada hari Senin dengan permintaan terhadap dolar AS naik di tengah lingkungan yang enggan terhadap resiko.

Investor memulai minggu yang baru dengan melihat ke Cina dimana raksasa real-estate Country Garden Holdings mengalami kerugian sebesar $7.6 miliar pada paruh pertama tahun 2023. Berita ini memicu ketakutan yang menular dan membangkitkan minat spekulasi terhadap dolar AS yang safe – haven.

Keprihatinan mereda sejenak selama jam perdagangan sesi Eropa namun lanjut kembali menjelang pembukaan perdagangan di bursa saham Wall Street sehingga emas diperdagangkan di kerendahan $1,902 per troy ons, sama dengan ke rendahan pada bulan Juli.

Namun, pada akhirnya, nada yang positip yang ada di Wall Street berhasil menginterupsi rally dolar AS dan membantu emas untuk bangkit dari kerendahan sebelumnya. Keuntungan yang dialami oleh saham – saham AS menekan dolar AS turun sedikit sehingga membantu harga emas naik sedikit.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $1,900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,888 dan kemudian $1,879.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,922 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,934 dan kemudian $1,944 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews

Senin, 14 Agustus 2023

PT Rifan - Emas Berjangka, Investasi Modern Yang Lebih Mudah Dan Fleksibel

 

PT RIFAN BANDUNG - Sebagai alternatif, tersedia jalur investasi yang lebih modern dan fleksibel, yaitu emas berjangka. Investasi di emas berjangka kini semakin populer di tengah masyarakat.

Berbeda dengan emas batangan, investasi emas di bursa berjangka (kode perdagangan: XAU) tidak dalam bentuk fisik, melainkan kontrak perdagangan yang mengacu pada pergerakan harga di bursa dunia.

Salah satu kelebihan investasi emas berjangka adalah bisa dilakukan secara online melalui platform trading. Dengan sistem online, investor bisa bertransaksi di mana saja dan kapan saja. 

Karena bersifat kontrak dan bukan fisik, kelebihan lainnya adalah tipe transaksi yang dua arah, yaitu beli maupun jual. Hal ini akan selalu membuat adanya ketersediaan peluang keuntungan yang dapat Anda manfaatkan baik ketika harga sedang naik maupun turun.

Investasi ini juga bisa dilakukan dengan modal yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan fisik.

Dalam dunia berjangka, ada istilah leverage atau daya ungkit, yaitu kemampuan untuk membeli sejumlah instrumen dengan dana yang lebih kecil.

Dalam perdagangan berjangka leverage dinyatakan dalam perbandingan, contohnya 1:100.

Sebagai ilustrasi, untuk membeli emas fisik 1 kg, diperlukan dana kurang lebih Rp500 juta.

Dalam transaksi berjangka, untuk memudahkan ilustrasi, Anda bisa menyerahkan uang muka atau margin sebesar 1% dari Rp500 juta, yaitu cukup Rp5 juta saja untuk bertransaksi emas senilai 1 kg.

Lazimnya sebuah bursa, untuk turut serta dalam kegiatan transaksi, seorang investor harus melalui pialang atau broker. Ada banyak pialang yang menyediakan jasa transaksi berjangka (futures).

Namun, Anda harus memastikan pialang tersebut terdaftar secara resmi dan di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Tidak hanya itu, pialang yang resmi juga terdaftar sebagai anggota BBJ/BKDI, anggota lembaga Kliring KBI/ICH dan memiliki rekening terpisah (segregated account) - PT RIFAN

Sumber : finansialku

 

 

Jumat, 11 Agustus 2023

Rifan Financindo Berjangka - Dolar AS Kamis Turun Setelah Data Inflasi AS Naik Dibawah Perkiraan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Dolar AS turun pada hari Kamis setelah data inflasi AS naik moderat bulan lalu, sementara klaim pengangguran awal naik di minggu terakhir, memperkuat ekspektasi Federal Reserve akan menghentikan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya.

Indeks harga konsumen naik 0,2% bulan lalu, menyamai kenaikan di bulan Juni, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Kamis. CPI naik 3,2% dalam 12 bulan hingga Juli, naik dari kenaikan 3,0% di bulan Juni, yang merupakan kenaikan tahunan terkecil sejak Maret 2021.

Tidak termasuk kategori makanan dan energi yang mudah menguap, CPI naik 0,2% di bulan Juli, sama dengan kenaikan di bulan Juni. Dalam 12 bulan hingga Juli, CPI inti tumbuh 4,7% setelah naik 4,8% di bulan Juni.

Futures pada benchmark fed fund rate telah memberi harga jeda dalam kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya dan untuk sisa tahun ini. Langkah berikutnya yang mungkin dilakukan oleh Fed adalah penurunan suku bunga pada Mei 2024, menurut suku bunga berjangka.

Sebuah laporan terpisah dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara meningkat 21.000 menjadi 248.000 disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 5 Agustus. Ekonom memperkirakan 230.000 klaim untuk minggu terakhir.

Indeks dolar terakhir turun 0,2% pada 102,30, sementara euro naik 0,4% menjadi $1,1015. Dolar AS juga jatuh terhadap franc Swiss.

Terhadap yen, dolar mencapai level tertinggi lima minggu dan terakhir naik 0,5% di 144,43. Euro melonjak terhadap yen, mencapai level terkuatnya sejak Agustus 2008.

Analis sebagian mengaitkan tren lemah yen dengan harga minyak yang lebih tinggi, mengingat Jepang adalah importir minyak utama.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS bergerak lemah dengan kenaikan inflasi AS dibawah perkiraan. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 102.29-102.02. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 102.60-102.91 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews

 

Kamis, 10 Agustus 2023

Rifan Financindo - Emas Melanjutkan Penurunan Ke Bawah $1,920

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas pada jam perdagangan sesi AS hari Rabu kembali  melanjutkan penuruna ke bawah $1,920 di sekitar $1,913, level terendah dalam sebulan.

Sementara dolar AS mulai melepaskan sebagian dari keuntungannya yang terakhir di Tengah kondisi pasar saham global yang lebih baik. Meskipun demikian turunnya dolar AS terbatas, membuat para pembeli bisa kembali datang lagi.

Dolar AS terapresiasi khususnya menghadapi rival – rival yang safe-haven dengan harga saham di bursa saham AS, Wall Street turun setelah pembukaan perdagangan dimulai, memangkas sedikit keuntungan yang diperoleh sebelumnya.

Partisipan pasar berjuang mencari arah di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai masa depan ekonomi dan kebijakan para bank sentral.

Setahun yang lalu, minat terhadap spekulasi bertaruh bahwa tahun ini siklus pengetatan akan berakhir. Dan memang pada mulanya para bank sentral dunia berjalan ke arah dari yang diperkirakan pasar. Namun dengan terus berjalannya waktu, kelihatannya semakin jauh dari yang diperkirakan. Sempat berhentinya sebentar kenaikan tingkat bunga tidak meniadakan kemungkinan untuk dinaikkannya kembali tingkat bunga pada bulan – bulan yang akan datang. Hal ini memberikan tekanan kuat terhadap harga emas untuk turun.

Hari – hari ini, fokus pasar berada pada AS dengan negara ini pada hari Jumat minggu lalu melaporkan bahwa Tingkat Pengangguran AS terkontraksi sebesar 3.5% pada bulan Juli, pertanda ketatnya pasar tenaga kerja.

Pada hari Kamis, AS akan merilis angka inflasi, Consumer Price Index (CPI) yang diperkirakan akan naik yang akan bisa membuat Federal Reserve AS cenderung untuk menaikkan lagi tingkat bunganya pada pertemuan yang akan datang.

Support & Resistance

Support terdekat menunggu di $1,907 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,898 dan kemudian $1,888.

Resistance terdekat menunggu di $1,922 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,934 dan kemudian $1,944- RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews