Senin, 19 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Gejolak Geopolitik di Laut Merah Terus Menopang Harga Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terus mendapatkan dukungan dari ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di wilayah Laut Merah yang memicu kekhawatiran akan kenaikan biaya pengiriman global. Berdasarkan update kalender berita kemarin, gangguan pada jalur perdagangan ini berpotensi memicu kembali inflasi melalui kenaikan biaya logistik barang-barang kebutuhan pokok. Dalam situasi di mana risiko inflasi akibat gangguan pasokan meningkat, emas secara otomatis menjadi pilihan utama bagi investor untuk melindungi nilai aset mereka.

Dampaknya untuk hari ini, harga emas cenderung bergerak stabil dengan bias menguat meskipun volume perdagangan dunia berkurang akibat libur hari Martin Luther King Jr. di Amerika Serikat. Para pelaku pasar di sesi London terlihat lebih aktif melakukan lindung nilai menggunakan kontrak emas karena ketidakpastian politik yang masih tinggi di kawasan Timur Tengah. Emas dipandang sebagai pelabuhan terakhir yang paling aman ketika aset-aset berisiko lainnya seperti saham mengalami tekanan akibat ketidakpastian global.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh stabilnya imbal hasil obligasi pemerintah di pasar internasional yang tidak menunjukkan kenaikan tajam pada perdagangan hari ini. Selama imbal hasil obligasi tidak memberikan tekanan, emas memiliki ruang yang cukup luas untuk mempertahankan posisinya di level tinggi. Sentimen beli dari pasar fisik di wilayah Asia juga terpantau meningkat, memberikan tambahan tenaga bagi emas untuk tetap berada dalam zona hijau di sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan bertahan di area positif dengan pergerakan yang lebih stabil hingga sesi perdagangan berakhir. Tanpa adanya dorongan berita ekonomi mendesak dari Amerika Serikat malam ini, fluktuasi harga akan lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan berita geopolitik terbaru. Investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi lonjakan volatilitas saat pasar New York dibuka kembali besok pagi dengan membawa reaksi tertunda terhadap sentimen akhir pekan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar