HARGA EMAS HARI INI - Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan mata uang Amerika terhadap enam mata uang utama lainnya sedang berada dalam fase krusial bagi harga emas hari ini. Karena emas dihargai dalam Dolar, setiap penguatan pada mata uang tersebut secara otomatis menekan daya beli investor global terhadap logam mulia. Pagi ini, Dolar AS terlihat bergerak menguat tipis yang sedikit membatasi laju kenaikan harga emas berjangka.
Kemarin, Dolar AS mengalami tekanan jual setelah beberapa data ekonomi regional tidak sesuai dengan harapan pasar, yang menjadi alasan utama mengapa emas bisa ditutup di zona hijau. Pelemahan Dolar tersebut mencerminkan kekhawatiran investor bahwa ekonomi AS mulai kehilangan momentum pertumbuhannya. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para trader emas untuk melakukan aksi beli di level harga yang dianggap masih undervalued.
Dampaknya hari ini adalah harga emas terlihat bergerak dalam tekanan ringan saat memasuki sesi perdagangan siang karena Dolar AS mencoba untuk bangkit kembali. Pasar saat ini sedang berada dalam posisi "tunggu dan lihat" (wait and see) untuk memastikan apakah penguatan Dolar hari ini hanya bersifat teknis atau merupakan awal dari tren baru. Kondisi ini menyebabkan fluktuasi harga emas menjadi lebih terbatas di pasar bursa London.
Forecast untuk nanti malam memprediksi bahwa emas akan melesat jika Dolar AS jatuh setelah rilis data penjualan ritel yang mengecewakan. Jika Dolar terjerembab, maka emas diprediksi akan menjadi pilihan utama bagi para investor yang ingin mengamankan nilai aset mereka. Sebaliknya, jika Dolar menguat tajam sebagai respon terhadap data ekonomi yang solid, harga emas berisiko mengalami tekanan jual yang cukup signifikan di sesi Amerika. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar