Selasa, 20 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dinamika Nilai Tukar Euro Terhadap Pergerakan Emas

HARGA EMAS HARI INI - Hubungan antara nilai tukar Euro dan Dolar AS secara tidak langsung memengaruhi harga emas berjangka yang dihargai dalam mata uang Amerika. Perubahan kebijakan atau data ekonomi di Zona Euro dapat melemahkan atau memperkuat Dolar, yang kemudian berimbas pada daya beli emas global. Saat ini, fokus pasar beralih pada data inflasi dan pertumbuhan di Eropa.

Kemarin, rilis data ekonomi dari Jerman dan Perancis menunjukkan gambaran yang bervariasi, namun cukup untuk menjaga stabilitas mata uang Euro. Hal ini membantu emas untuk tidak mengalami penurunan tajam saat pasar Amerika sedang libur. Keseimbangan kekuatan antara mata uang utama dunia ini memberikan ruang napas bagi komoditas logam mulia.

Dampaknya hari ini adalah pergerakan emas terlihat sangat sinkron dengan fluktuasi pasangan mata uang EUR/USD di sesi perdagangan Eropa. Pelemahan tipis pada Euro pagi ini menyebabkan emas sedikit tertekan saat memasuki pasar London. Para trader mulai memperhitungkan kemungkinan bank sentral Eropa akan lebih dulu memotong suku bunga dibandingkan Fed.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan bergerak mengikuti arah Dolar AS setelah penyesuaian pasar terhadap data ekonomi Amerika. Jika Dolar menguat karena data manufaktur yang solid, maka emas diprediksi akan melemah meskipun Euro stabil. Sebaliknya, kelemahan Dolar secara luas akan menjadi karpet merah bagi emas untuk menguji level resisten baru nanti malam. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 19 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Gejolak Geopolitik di Laut Merah Terus Menopang Harga Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terus mendapatkan dukungan dari ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di wilayah Laut Merah yang memicu kekhawatiran akan kenaikan biaya pengiriman global. Berdasarkan update kalender berita kemarin, gangguan pada jalur perdagangan ini berpotensi memicu kembali inflasi melalui kenaikan biaya logistik barang-barang kebutuhan pokok. Dalam situasi di mana risiko inflasi akibat gangguan pasokan meningkat, emas secara otomatis menjadi pilihan utama bagi investor untuk melindungi nilai aset mereka.

Dampaknya untuk hari ini, harga emas cenderung bergerak stabil dengan bias menguat meskipun volume perdagangan dunia berkurang akibat libur hari Martin Luther King Jr. di Amerika Serikat. Para pelaku pasar di sesi London terlihat lebih aktif melakukan lindung nilai menggunakan kontrak emas karena ketidakpastian politik yang masih tinggi di kawasan Timur Tengah. Emas dipandang sebagai pelabuhan terakhir yang paling aman ketika aset-aset berisiko lainnya seperti saham mengalami tekanan akibat ketidakpastian global.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh stabilnya imbal hasil obligasi pemerintah di pasar internasional yang tidak menunjukkan kenaikan tajam pada perdagangan hari ini. Selama imbal hasil obligasi tidak memberikan tekanan, emas memiliki ruang yang cukup luas untuk mempertahankan posisinya di level tinggi. Sentimen beli dari pasar fisik di wilayah Asia juga terpantau meningkat, memberikan tambahan tenaga bagi emas untuk tetap berada dalam zona hijau di sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan bertahan di area positif dengan pergerakan yang lebih stabil hingga sesi perdagangan berakhir. Tanpa adanya dorongan berita ekonomi mendesak dari Amerika Serikat malam ini, fluktuasi harga akan lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan berita geopolitik terbaru. Investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi lonjakan volatilitas saat pasar New York dibuka kembali besok pagi dengan membawa reaksi tertunda terhadap sentimen akhir pekan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 15 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Fokus Trader Emas Berjangka Bergeser ke Data Empire State Manufacturing Malam Nanti

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak moderat pada perdagangan hari ini dengan fokus utama para pelaku pasar yang kini tertuju pada rilis data Empire State Manufacturing Index malam nanti. Data ini sangat krusial karena merupakan indikator kesehatan sektor manufaktur di wilayah New York yang sering menjadi acuan nasional.

Pasar masih mencerna dampak dari data IHK kemarin yang menunjukkan inflasi masih di atas target. Jika data manufaktur malam nanti menunjukkan angka negatif, maka hal itu akan memperkuat ekspektasi bahwa ekonomi sedang mendingin, yang sangat menguntungkan harga emas.

Forecast malam nanti memprediksi emas akan bergerak dalam volatilitas menengah hingga tinggi. Level resistansi atas sedang diincar oleh para pembeli jika data manufaktur keluar lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Pakar dari RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan indikator manufaktur ini. "Data malam nanti bisa menjadi pemicu reli emas. Pastikan margin akun Anda cukup untuk menghadapi ayunan harga yang mungkin terjadi," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 14 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat di Tengah Kekhawatiran Gagal Bayar Perusahaan Properti Besar di Asia

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang solid hari ini dipicu oleh laporan mengenai potensi gagal bayar (default) utang obligasi oleh salah satu raksasa properti di Asia Timur. Berita ini memicu kekhawatiran akan penularan risiko sistemik ke sektor perbankan dan pasar keuangan yang lebih luas.

Ketakutan akan krisis properti yang berkepanjangan mendorong investor untuk menarik diri dari aset berisiko dan mencari perlindungan pada emas. Emas dianggap sebagai pelabuhan aman yang paling stabil saat kepercayaan terhadap instrumen utang korporasi mulai goyah. Peningkatan premi risiko kredit di wilayah Asia memberikan dorongan bagi kenaikan harga emas di pasar internasional.

Penguatan emas juga didukung oleh pelemahan indeks saham regional yang merespons negatif potensi krisis utang tersebut. Emas kembali berfungsi sebagai asuransi portofolio yang efektif di tengah gejolak sektor real estat.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat sensitif terhadap pengumuman restrukturisasi utang dari perusahaan terkait. Investor disarankan untuk memantau nilai tukar mata uang regional terhadap Dolar AS. Emas kini didorong oleh risiko sistemik di sektor properti Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 13 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Sejarah Central Bank Gold Agreements dan Relevansinya Saat Ini

HARGA EMAS HARI INI - Central Bank Gold Agreement (CBGA) pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 untuk menstabilkan pasar emas setelah beberapa bank sentral Eropa mulai menjual cadangan emas mereka dalam jumlah besar. Perjanjian ini membatasi jumlah emas yang dapat dijual oleh bank sentral setiap tahunnya, yang secara efektif menghilangkan ketidakpastian pasokan yang selama ini menekan harga.

Meskipun perjanjian formal ini telah berakhir pada tahun 2019, prinsip-prinsip transparansi dan koordinasi antar bank sentral tetap terjaga. Saat ini, fokus bank sentral telah bergeser dari menjual menjadi pembeli emas bersih. Namun, memahami sejarah CBGA memberikan perspektif penting bagi trader mengenai betapa krusialnya kebijakan bank sentral dalam membentuk struktur harga emas berjangka dalam jangka panjang.

Kepercayaan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh fakta bahwa bank-bank sentral dunia kembali melihat emas sebagai aset strategis. Stabilitas yang dulunya diciptakan oleh CBGA kini telah digantikan oleh permintaan institusional yang kuat, yang memberikan bantalan bagi harga emas di tengah fluktuasi ekonomi global yang dinamis. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 12 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka Tertekan Oleh Laporan Pertumbuhan Sektor Jasa AS yang Kuat


 HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami tekanan setelah rilis data menunjukkan sektor jasa di Amerika Serikat tumbuh lebih kuat dari perkiraan. Ketangguhan ekonomi AS ini memberikan alasan bagi bank sentral untuk tetap mempertahankan suku bunga tinggi, yang secara langsung menjadi sentimen negatif bagi emas.

Penguatan dolar AS yang menyertai data ekonomi positif tersebut membuat emas menjadi kurang kompetitif bagi pembeli dengan mata uang lain. Hal ini memicu aksi jual di pasar berjangka seiring dengan perpindahan modal ke aset-aset yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Namun, emas masih mendapatkan dukungan dari permintaan ritel yang cukup stabil di pasar domestik. Penurunan harga ini dipandang oleh sebagian pelaku pasar sebagai peluang untuk melakukan akumulasi di tengah prospek ekonomi jangka panjang yang masih penuh tantangan.

Masa depan harga emas berjangka akan dipengaruhi oleh data belanja konsumen yang akan dirilis pekan depan. Jika belanja konsumen tetap tinggi, tekanan terhadap harga emas kemungkinan besar akan berlanjut. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Rabu, 07 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat di Tengah Ketegangan Perburuhan di Industri Otomotif Eropa


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang solid hari ini dipicu oleh meningkatnya ancaman mogok kerja massal di industri otomotif utama Eropa. Ketegangan antara serikat pekerja dan produsen mobil besar meningkatkan kekhawatiran akan gangguan output ekonomi di Jerman dan Perancis.

Gejolak perburuhan di jantung ekonomi Eropa menciptakan ketidakpastian pasar yang mendorong investor untuk mencari perlindungan di aset aman. Emas dianggap sebagai pelindung nilai yang efektif terhadap risiko penurunan pertumbuhan ekonomi regional akibat gangguan industri. Selain itu, potensi kenaikan upah dari negosiasi tersebut juga memicu ekspektasi inflasi jangka menengah di Zona Euro.

Penguatan emas juga didukung oleh pelemahan bursa saham Eropa (Stoxx 600) yang merespons negatif potensi penghentian produksi tersebut. Emas kembali berfungsi sebagai aset diversifikasi yang stabil di tengah gejolak sektor manufaktur.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap hasil negosiasi perburuhan tersebut. Investor disarankan untuk memantau rilis data produksi industri Jerman sebagai indikator dampak lanjutan. Emas kini didorong oleh risiko ketidakpastian industri di Eropa. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id