Selasa, 27 Desember 2022

PT Rifan Financindo - Emas Stabil Cenderung Positif

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas bergerak tipis pada hari Senin kala pasar mencerna kesibukan sinyal bank sentral hawkish dan meningkatnya risiko resesi, sementara harapan pembukaan kembali ekonomi China membantu harga tembaga memulihkan kerugian baru ini.

Prospek jangka pendek untuk pasar logam tetap membosankan, terutama usai bank sentral utama termasuk Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) mengisyaratkan bahwa suku bunga akan naik lebih jauh.

Pasar logam tertekan oleh kenaikan suku bunga tahun ini, yang menaikkan biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak menghasilkan - terutama emas dan logam mulia lainnya.

Meski prospek kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Fed memang menguntungkan harga emas dalam beberapa pekan terakhir, emas masih diperdagangkan turun 1% untuk tahun ini. Emas juga jauh di bawah tingkat puncak yang dicapai selama awal invasi Rusia ke Ukraina, setelah sebagian besar melepaskan status safe haven-nya ke dolar.

Hal ini juga membuat logam kuning sedikit menguat dalam menghadapi potensi resesi AS. Investor semakin waspada terhadap inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga yang memicu resesi pada tahun 2023.

Harga emas spot flat di sekitar $1.793,55/oz, dan emas berjangka naik 0,2% ke $1.802,90/oz pukul 08.00 WIB.

Harga emas diperkirakan akan mengalami sedikit aksi perdagangan untuk sisa tahun ini, di mana libur pasar dan kurangnya isyarat membuat volume rendah dalam beberapa minggu mendatang.

Logam mulia lainnya naik pada hari Senin tatkala dolar beranjak turun. Platinum naik 0,7% dan perak naik 0,6%. Kedua logam tersebut juga diperdagangkan sedikit naik untuk tahun ini.

Lainnya, nikel naik 0,55% hingga Sabtu lalu, timah turun 0,28% di ICE London pada penutupan Jumat, dan tembaga naik 0,13% pukul 14.13 WIB.

Di antara logam industri, harga tembaga melonjak pada hari Senin, pulih dari kerugian tajam minggu lalu saat pasar berspekulasi pada pengetatan pasokan dan peningkatan permintaan di China memasuki tahun 2023.

Tembaga melonjak hampir 1% di $3,8063/oz.

Logam merah didorong oleh harapan baru bahwa negara importir utama China akan mengalami pemulihan ekonomi pada tahun 2023, karena mengurangi kebijakan nol-COVID yang ketat.

Tetapi dalam waktu dekat, pasar diperkirakan akan mendapat peningkatan volatilitas pasalnya pelonggaran pembatasan COVID juga meningkatkan infeksi di negara tersebut.

Namun, data perdagangan baru ini menunjukkan bahwa impor tembaga China tumbuh stabil tahun ini, kala produsen lokal menggunakan kelemahan harga baru-baru ini sebagai peluang pembelian - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com

Senin, 19 Desember 2022

PT Rifan - Bursa Futures Eropa Turun Tipis Jelang Keputusan Fed

PT RIFAN BANDUNG  - Bursa saham Eropa diperkirakan akan dibuka sedikit turun pada hari Rabu dan para investor bersiap mengambil posisi jelang keputusan suku bunga terakhir Federal Reserve AS tahun ini.

Pukul 14.00 WIB, DAX futures Jerman turun 0,1%, CAC 40 futures Perancis melemah 0,2% dan kontrak FTSE 100 futures di Inggris turun 0,1%. Di Indonesia, IHSG turun tipis 0,13% WIB dan rupiah naik 0,4% di 15.592,5 per dolar AS.

Investor menerima beberapa berita positif pada hari Selasa dari laporan harga konsumen AS terbaru menunjukkan tren inflasi melambat, tetapi kenaikan besar di Wall Street dengan cepat mengalami penjualan di tengah kehati-hatian menjelang akhir dari dua hari rapat penetapan kebijakan Fed, mendorong indeks S&P 500 naik hanya 0,7% pada penutupan.

Meski perlambatan kenaikan harga menentukan langkah penurunan laju kenaikan suku bunga - kenaikan 50 basis poin diharapkan terjadi Rabu nanti setelah empat kenaikan 75 bps berturut-turut - ada kekhawatiran bahwa ini akan diterjemahkan ke dalam suku bunga yang tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Hal ini menjadikan fokus tertuju pernyataan Ketua Fed Jerome Powell dan pada proyeksi "dot plot" untuk kemana suku bunga kemungkinan akan menuju dalam beberapa bulan ke depan.

Kembali ke Eropa, bank sentral utama kawasan ini, yaitu European Central Bank dan Bank of England, akan menerbitkan keputusan suku bunga terbarunya pada hari Kamis, dan kenaikan suku bunga 50 basis poin diharapkan datang dari keduanya.

Menjelang ini, harga konsumen Inggris naik 0,4% pada bulan November, menghasilkan kenaikan tahunan sebesar 10,7%, sedikit turun dari 11,1% pada bulan sebelumnya tetapi masih menekan Bank of England untuk terus memperketat kebijakan moneter.

Data produksi industri zona euro untuk bulan Oktober akan dirilis nanti di sesi ini, dan diperkirakan akan menunjukkan penurunan 1,5% pada bulan tersebut saat wilayah tersebut menderita akibat melonjaknya harga energi.

Dalam berita perusahaan, perusahaan ritel fashion Inditex (BME:ITX) dan perusahaan pariwisata Tui (ETR:TUIGn) akan menjadi sorotan. Keduanya akan merilis pendapatan kuartalan.

Harga minyak turun pada hari Rabu usai reli baru ini terhenti setelah data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak AS, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap permintaan dari negara konsumen terbesar di dunia itu.

Data dari American Petroleum Institute mengindikasikan stok minyak mentah AS naik 7,8 juta barel pekan lalu, dan ini merupakan kejutan karena masalah jalur pipa Keystone diperkirakan akan menghasilkan penurunan cadangan signifikan.

Data resmi dari Badan Informasi Energi AS akan terbit nanti di sesi ini.

Pukul 14.00 WIB, minyak WTI AS turun 0,3% di $75,16 per barel, dan kontrak Brent turun 0,3% di $80,46 per barel.

Kedua tolok ukur tersebut telah menguat tajam selama tiga sesi terakhir dari kombinasi kekhawatiran pasokan dan ekspektasi permintaan China akan membaik karena dicabutnya pembatasan COVID.

Selain itu, emas berjangka turun 0,2% ke $1.822,25/oz, sementara EUR/USD naik 0,1% ke 1,0637. Selanjutnya, USD/JPY turun 0,23%, GBP/JPY turun 0,02%, GBPUSD naik 0,21%, EURUSD naik 0,12%, dan AUD/USD naik 0,23%. Kripto bitcoin naik 3,9% pukul 15.51 WIB BTC/USD dan ethereum naik 4,48% (ETH/USD). Lainnya, ETC/USD naik 6,12%.

Komoditas lain, nikel turun 0,05% pukul 15.42 WIB, timah naik 2,9% di ICE London pada penutupan Selasa, dan tembaga naik 1,02% pukul 15.47 WIB. Adapun, karet naik 0,15% pada Selasa di Singapura, batubara Newcastle ICE London stabil di 405,00, kakao AS naik 0,92% pada dini hari. Serta, kopi robusta di London berada di 1.871,00 dan gas alam jatuh 4,79% pukul 15.49 WIB - PT RIFAN

Sumber : investing.com

Rabu, 14 Desember 2022

PT Rifan Financindo Berjangka - Wall Street Melonjak Malam Ini, Inflasi AS Turun Redam Kegelisahan Fed Rate

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bursa saham AS melonjak untuk memulai perdagangan hari Selasa setelah laporan indeks harga konsumen bulan November menunjukkan inflasi melambat lebih besar dari yang diperkirakan.

Pukul 21.37 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 528 poin atau sebesar 1,6%, S&P 500 melonjak 2,4% dan NASDAQ Composite melesat 3,3%.

Laju inflasi yang lebih lambat menambah harapan Federal Reserve juga dapat mengurangi kenaikan suku bunga. Bank sentral bertemu hari ini dan besok serta akan mengumumkan keputusannya soal kenaikan suku bunga berikutnya pada dini hari WIB.

Turunnya harga bensin membantu meredam inflasi bulan lalu, seperti halnya harga mobil bekas, yang telah menjadi fenomena yang dipicu pandemi hingga saat ini.

Laporan tersebut menunjukkan IHK naik 7,1% untuk tahun yang berakhir pada bulan November, sementara tingkat IHK inti tidak termasuk bahan bakar dan makanan naik 6,0%. Analis memperkirakan kenaikan 7,3% di batas atas dan naik 6,1% pada tingkat inti dari tahun lalu.

Banyak yang sekarang memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 bps, yang akan lebih kecil dari kenaikan 75 bps yang telah diterapkan dalam empat rapat terakhirnya.

Data inflasi konsumen muncul setelah angka harga produsen tinggi. Para investor khawatir bahwa langkah Fed untuk menjinakkan inflasi akan melampaui batas dan membuat ekonomi mengalami resesi.

Saham Moderna Inc (NASDAQ:MRNA) melonjak 16% setelah hasil positif dari obat yang dikembangkan untuk mengobati kanker kulit. Saham Oracle Corporation (NYSE:ORCL) naik 4,5% usai melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dari bisnis komputasi awan yang terus tumbuh.

Minyak WTI naik 1,8% di $74,53 per barel, dan minyak Brent naik 2% di $79,57 per barel. Emas berjangka juga naik 2% ke $1828 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Selasa, 13 Desember 2022

PT Rifan Financindo - Bursa Berjangka Eropa Naik Data Inflasi AS Jadi Fokus Malam Ini

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Bursa saham Eropa diperkirakan akan naik lagi pada pembukaan hari Selasa, dan investor berkonsentrasi pada rilis data inflasi AS nanti di sesi ini serta apa artinya bagi ekspektasi suku bunga.

Pukul 14.00 WIB, DAX futures Jerman naik 0,2%, CAC 40 futures di Perancis naik 0,4% dan FTSE 100 futures di Inggris naik 0,2%. Di Indonesia, IHSG naik 0,94% pukul 13.35 WIB dan rupiah turun 0,25% di 15.664,0 per dolar AS.

Bursa saham global mayoritas bergerak dalam kisaran ketat sebelum pengumuman indeks harga konsumen AS untuk bulan November, yang diperkirakan akan menunjukkan moderasi tingkat tahunan, menjadi 7,3% dari 7,7% pada bulan sebelumnya, sedangkan inflasi inti tetap stabil sebesar 0,3% bulan ke bulan.

Investor umumnya tetap sangat waspada tentang risiko kenaikan lanjutan dalam biaya pinjaman yang merugikan ekonomi, dan tanda-tanda inflasi tinggi yang tersisa dapat menghambat Federal Reserve mulai mengurangi kenaikan suku bunga agresifnya ketika mengakhiri rapat penetapan kebijakan terbaru pada hari Rabu.

Kembali ke Eropa, jumlah klaim di Inggris meningkat 30.500 pada bulan November, sementara tingkat pengangguran Oktober naik menjadi 3,7%, dari 3,6% pada bulan sebelumnya, pasalnya pasar tenaga kerja negara itu mulai merasakan dampak dari perlambatan belanja konsumen.

Pembacaan akhir dari angka utama tahunan IHK Jerman mencapai 10,0% untuk bulan November, turun dari 10,4% pada bulan sebelumnya.

Investor juga akan fokus survei Sentimen ekonomi ZEW Jerman, yang diperkirakan akan menunjukkan sedikit peningkatan kepercayaan pada ekonomi terbesar zona euro itu, menjelang rapat European Central Bank hari Kamis.

Dalam berita perusahaan, National Grid (LON:NG) akan menjadi sorotan setelah dilaporkan membatalkan pemberitahuan siaga untuk dua unit pemasok listrik bertenaga batubara pada Senin malam setempat, dibantu oleh produksi nuklir dan angin yang tinggi, setelah sebelumnya pada hari itu meminta bantuan karena hawa dingin menerpa Inggris.

Harga minyak telah memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya di tengah berlanjutnya kekhawatiran atas pengetatan pasokan karena pipa Keystone antara AS dan Kanada tetap ditutup.

Keystone tetap ditutup sejak terjadi kebocoran besar di negara bagian Kansas, AS, yang dilaporkan pada 7 Desember, menghentikan pasokan sekitar 620.000 barel per hari minyak mentah Kanada memasuki Amerika Serikat, negara konsumen terbesar di dunia.

Penutupan pipa ini kemungkinan akan tercermin dalam angka terbaru persediaan minyak AS, dan data terbaru juga datang dari badan industri American Petroleum Institute yang akan dirilis Selasa malam setempat menjelang data resmi dari Badan Informasi Energi pada hari Rabu.

Komentar dari duta besar China untuk AS pada Senin malam soal negaranya akan terus melonggarkan langkah-langkah COVID-19 yang ketat juga telah membantu sentimen.

Pukul 14.00 WIB, minyak WTI naik 1,4% ke $74,16 per barel, dan kontrak Brent naik 1,5% di $79,15 per barel. Kedua tolok ukur tersebut ditutup naik lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Selanjutnya, karet turun 2,08% pada Senin di Singapura, batubara Newcastle ICE London mencapai 401,00 hingga Senin, kakao AS di 2.504,00 pada dini hari. Serta, kopi robusta di London berada di 1.880,00 dan gas alam naik 3,66% pukul 13.50 WIB.

Selain itu, emas berjangka naik 0,3% ke $1.796,50/oz, sedangkan EUR/USD naik tipis 0,1% ke 1,0550. Adapun komoditas nikel naik 1,67% hingga dini hari tadi, timah turun 1,36% di ICE London pada penutupan Jumat, dan tembaga naik 0,55% pukul 13.47 WIB.

Kabar mata uang siang ini, USD/JPY turun 0,03%, GBP/JPY naik 0,07%, GBPUSD naik 0,09%, EURUSD naik 0,13%, dan AUD/USD naik 0,30% pukul 13.53 WIB. Lanjut kripto bitcoin naik 1,17% BTC/USD dan ethereum naik 1,63% (ETH/USD). Lainnya, ETC/USD naik tipis 0,05% - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com

Senin, 12 Desember 2022

PT Rifan - Tinjauan Harga Emas Pekan Ini

 

PT RIFAN BANDUNG - Kontrak acuan emas berjangka Februari berakhir di $1.809,40 per ons setelah menyelesaikan sesi resmi Jumat di $1.810,70 di COMEX New York, naik 9.20, atau 0,5%. Namun untuk minggu lalu, kontrak ini hampir datar, naik hanya $1,10.

Namun, harga emas spot, yang lebih dipantau daripada kontrak berjangka oleh beberapa trader, berada sedikit di bawah angka $1.800 - di $1.797,26, naik $8,19 atau 0,5% untuk hari Jumat. Untuk minggu lalu, hampir datar, seperti emas berjangka, turun 56 sen.

Buyer emas tampaknya bertekad untuk menyelesaikan tahun ini di $1.800/oz atau lebih. Laporan Indeks Harga Konsumen, atau IHK, untuk bulan November pada hari Selasa kemungkinan akan menentukan apakah hal itu mungkin.

Data IHK yang jauh lebih rendah dari 7,7% yang dilaporkan untuk tahun ini hingga Oktober kemungkinan akan membantu The Fed bertindak kurang hawkish dengan keputusan kenaikan suku bunga pada 14 Desember, yang akan dirilis sehari setelah data inflasi. Itu bisa memperpanjang reli emas ke wilayah $1.850.

Tetapi angka IHK baru sebesar 8% atau di sekitar tingkat itu untuk tahun ini kemungkinan besar akan menunjukkan kepada Fed bahwa mereka perlu terus bersikap keras dengan kenaikan suku bunga pada tahun 2023 karena inflasi hampir tidak mengikuti jalurnya. Itu bisa menimbulkan masalah bagi harapan buyer emas untuk menjaga logam kuning ke target $1.800 ke atas.

IHK tumbuh 9,1% pada tahun ini hingga Juni, mencapai level tertinggi 40 tahun. Sementara itu, target inflasi The Fed hanya 2% per tahun.

Dalam upayanya untuk mengendalikan lonjakan harga, bank sentral telah menambahkan 375 basis poin ke suku bunga sejak Maret melalui enam kenaikan suku bunga. Sebelumnya, suku bunga mencapai puncaknya hanya 25 basis poin, karena Fed memangkasnya hingga hampir nol setelah wabah COVID-19 global pada tahun 2020.

The Fed, yang mengeksekusi empat kenaikan suku bunga jumbo berturut-turut sebesar 75 basis poin dari Juni hingga November, tengah mempertimbangkan kenaikan 50 basis poin yang lebih moderat bulan Desember ini.

Prospek Teknikal Emas: Harga Spot

Emas tampaknya bertahan di harga $1.800 meskipun ada beberapa pergerakan sideways, kata Dixit dari SKCharting.

Ini jelas dari percobaan kedua yang telah dilakukan di SMA 100 minggu di $1.800 selama minggu yang baru saja berakhir," ungkap Dixit, yang mengikuti tren harga emas spot.

Rebound terbaru didorong oleh support strategis di retracement Fibonacci 38,2% yang berasal dari koreksi $2.070-$1.614.

"Selain itu, buyer tidak melewatkan kesempatan untuk koreksi," kata Dixit. "Ini terlihat jelas dari cara buyer value telah membeli saat terjadi penurunan ketika harga turun ke level $1.765."

Selain itu, EMA 5 minggu di $1.767 mencoba melewati ke EMA 50 Minggu di $1.772 dari bawah, menggindikasikan support teknikal dan strategis untuk kenaikan lebih lanjut.

Resisten dan target utama berikutnya berada di $1.742 sementara support utama diindikasikan di $1.765, jika gagal, momentum jangka pendek berubah menjadi bearish, mendorong emas menuju $1.750 dan kemudian $1.730."

Penembusan di bawah $1.722, atau level Fibonacci 23,6%, akan membatalkan rebound saat ini - PT RIFAN

Sumber : investing,com

Jumat, 09 Desember 2022

PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Bergerak Di Bawah $1.800, Potensi Resesi Dorong Permintaan Safe Haven

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas masih di bawah level kunci pada hari Kamis, tetapi bernasib agak lebih baik daripada pasar logam yang lebih luas akibat meningkatnya kekhawatiran resesi global mendorong beberapa pembelian safe haven ke dalam logam kuning.

Harga emas naik pada hari Rabu di tengah bertambahnya jumlah peringatan bahwa kenaikan suku bunga dan inflasi tinggi akan menyebabkan resesi AS pada tahun 2023. Inversi kurva imbal hasil AS juga dianggap oleh beberapa pelaku pasar sebagai indikator resesi yang akan datang.

Tetapi meski emas mayoritas telah kehilangan status safe haven-nya tahun ini, spekulasi bahwa dolar telah mencapai puncaknya tahun ini membebani greenback dengan mendorong arus modal baru ini ke logam kuning.

Emas spot turun 0,13% di $1.783,84/oz, dan emas berjangka turun 0,13% di $1.795,65/oz pukul 10.56 WIB. Kedua instrumen tersebut masing-masing naik hampir 1% pada hari Rabu, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas resesi AS.

Fokus minggu ini yakni data inflasi produsen AS untuk bulan November, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mengukur jalur tekanan harga di negara tersebut.

Saat inflasi menurun pada bulan Oktober, tapi ini masih tetap jauh di atas kisaran target Federal Reserve. Tanda-tanda kekuatan dalam belanja konsumen dan pasar tenaga kerja juga meningkatkan kekhawatiran atas inflasi yang tetap lebih ketat dari yang diharapkan dalam beberapa bulan mendatang.

Skenario seperti itu kemungkinan akan mengundang langkah yang lebih agresif oleh Fed. Kendati bank sentral ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan margin yang lebih kecil minggu depan, bank sentral telah mengingatkan bahwa suku bunga AS dapat mencapai puncaknya pada tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan dalam menghadapi inflasi tinggi.

Kenaikan suku bunga AS sangat membebani harga emas tahun ini, dan prospek hawkish dari Fed kemungkinan akan semakin menekan logam kuning.

Di antara logam industri, harga tembaga flat pada hari Kamis setelah dua hari berturut-turut naik, dalam optimisme atas pembukaan kembali ekonomi di China.

Harga tembaga stabil di sekitar $3,8448 setelah naik hampir 1% dalam dua sesi terakhir. Sementara, nikel naik 5,28% hingga dini hari, timah naik 1,51% di ICE London pada penutupan Selasa, dan tembaga turun 0,02% pukul 11.44 WIB.

China mengumumkan pelonggaran lanjutan dari pembatasan anti-COVID minggu ini, mendorong harapan pemulihan ekonomi akhirnya datang bagi negara importir tembaga terbesar di dunia.

Tetapi negara ini masih kesulitan menghadapi peningkatan kasus infeksi harian yang mencapai rekor tertinggi. Perlambatan pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia juga berpotensi menggerus permintaan tembaga dalam waktu dekat, sehingga menjaga harga tetap lemah.

Selain itu karet turun 0,15% di Singapura, batubara Newcastle ICE London mencapai 405,00 hingga Rabu, kakao AS naik 0,68% pada dini hari. Lanjut, kopi robusta di London berada di 1.921,00 dan gas alam naik 1,15% pukul 11.47 WIB.

Dari mata uang, USD/JPY naik 0,36%, GBP/JPY naik 0,25%, GBPUSD turun 0,11%, EURUSD turun 0,03%, dan AUD/USD turun 0,13%. Di Indonesia, IHSG melemah 0,97% pada penutupan sesi I dan rupiah sedikit naik 0,03% di 15.630,0 per dolar AS.

Kripto bitcoin turun 1,31% pukul 11.49 WIB BTC/USD dan ethereum turun 2,7% (ETH/USD). Lainnya, ETC/USD turun 3,84% - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Selasa, 06 Desember 2022

PT Rifan Financindo - Bursa Eropa Mayoritas Turun, PMI Zona Euro Jadi Fokus

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Bursa saham Eropa mayoritas turun pada Senin petang sebelum rilis data aktivitas utama, dengan kunci kehati-hatian bahkan ketika banyak kota di China melonggarkan pembatasan mobilitas.

Pukul 15.50 WIB, Indeks DAX di Jerman turun 0,3%, CAC 40 Prancis turun 0,2%, dan FTSE 100 di Inggris naik 0,1%.

Ekuitas Eropa telah memulai minggu ini dengan melemah, di mana investor fokus rilis data PMI akhir November untuk wilayah tersebut, yang kemungkinan akan menunjukkan zona euro menuju resesi saat tahun ini berakhir.

Data PMI jasa Spanyol dan Italia keduanya diumumkan di atas ekspektasi, tetapi data Zona Euro keseluruhan masih diperkirakan akan menunjukkan kontraksi pada bulan November.

Penjualan ritel Zona Euro untuk bulan Oktober juga akan terbit, dan diperkirakan akan turun 1,7% pada bulan tersebut di mana pengeluaran diskresioner sangat terpukul oleh tingginya inflasi.

Terlepas dari tanda-tanda ekonomi Eropa dalam perselisihan ini, European Central Bank (ECB) masih diperkirakan akan menaikkan suku bunga dalam rapat kebijakan terakhirnya tahun ini pada 15 Desember dengan inflasi berjalan jauh di atas target 2%.

Presiden ECB Christine Lagarde akan tampil di depan minggu ini sebelum dimulainya masa tenang ECB, dan investor akan melihat apakah ia mengisyaratkan kenaikan suku bunga 50 basis poin, setelah data minggu lalu menunjukkan bahwa inflasi zona euro turun lebih dari yang diharapkan pada bulan November.

Kehati-hatian ini bisa berarti pasar Eropa kemungkinan tidak mengikuti tren positif yang ada di Asia setelah sejumlah kota di China bergabung dengan pusat ekonomi penting Shanghai dan Beijing dalam melonggarkan beberapa mobilitas dan langkah-langkah pengujian virus.

Di sektor korporasi, saham Credit Suisse (SIX:CSGN) naik 1,9% setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman tengah mempertimbangkan investasi sekitar $500 juta untuk mendukung bank investasi asal Swiss itu.

Saham Vodafone (LON:VOD) naik 1,9%. Perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Inggris ini tampaknya akan mengumumkan bahwa Kepala Eksekutif Nick Read akan mengundurkan diri pada akhir tahun.

Harga minyak naik pada hari Senin di tengah optimisme pelonggaran luas pembatasan COVID China sementara OPEC+ mempertahankan target produksinya selama akhir pekan.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk tetap berpegang pada rencana Oktober untuk memangkas produksi sebanyak 2 juta barel per hari mulai November, menunggu untuk melihat dampak larangan impor Uni Eropa dan batas harga G7 senilai $60 per barel pada minyak Rusia yang dikirim melalui laut, yang mulai berlaku Senin.

Pukul 18.50 WIB, minyak WTI naik 1,3% ke $81,03 per barel, sementara kontrak Brent naik 1,3% di $86,71.

Selain itu, emas berjangka naik 0,1% ke $1.810,90/oz, sedangkan EUR/USD naik 0,1% di 1,0552 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com