Kamis, 22 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Geopolitik Timur Tengah Kembali Topang Emas Berjangka Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali mendapatkan dorongan dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang dilaporkan kemarin malam. Berita mengenai gangguan jalur perdagangan internasional memicu kembali permintaan aset aman, mengimbangi tekanan dari kebijakan moneter bank sentral.

Dampak hari ini terlihat dari ketangguhan emas meskipun indeks Dolar AS mencoba untuk menguat. Investor lebih memilih menyimpan aset dalam bentuk emas batangan dan kontrak berjangka sebagai perlindungan terhadap risiko ketidakpastian global yang meningkat mendadak.

Forecast malam nanti menunjukkan bahwa premi risiko geopolitik akan terus menjaga harga emas di level tinggi. Pasar akan tetap waspada terhadap berita mendadak yang bisa memicu lonjakan harga lebih lanjut di sesi perdagangan malam nanti.

Pakar dari RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan berita fundamental global. Geopolitik tetap menjadi faktor yang tidak terduga. Kami memproyeksikan emas tetap memiliki tren naik yang kuat untuk malam ini, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 21 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Rilis Data Kepercayaan Bisnis Australia yang Stabil Kemarin

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penurunan tipis hari ini setelah data National Australia Bank (NAB) mengenai kepercayaan bisnis kemarin menunjukkan ketahanan ekonomi di wilayah Pasifik. Data yang stabil ini mengurangi tekanan bagi Bank Sentral Australia (RBA) untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Dampaknya hari ini, emas berjangka kehilangan momentum naiknya karena investor melihat bahwa ekonomi global, khususnya di luar Amerika Serikat, masih cukup tangguh untuk menahan suku bunga tinggi saat ini. Hal ini secara otomatis mengurangi daya tarik emas sebagai aset pelarian krisis bagi investor di kawasan Asia-Pasifik yang kini beralih ke pasar ekuitas.

Stabilnya kepercayaan bisnis di Australia memberikan indikasi bahwa perlambatan ekonomi global mungkin tidak akan separah yang dikhawatirkan sebelumnya. Emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga kehilangan daya tariknya ketika prospek pertumbuhan ekonomi regional membaik. Para trader di bursa berjangka terlihat melakukan penyesuaian posisi dengan melepas aset emas mereka.

Forecast nanti malam: Data Harga Ekspor dan Impor AS akan segera dirilis. Jika harga impor naik, hal ini mengindikasikan inflasi impor yang dapat membuat Federal Reserve tetap pada jalur hawkish, yang merupakan berita buruk bagi emas. Sebaliknya, penurunan harga impor akan memberikan sentimen positif bagi emas untuk kembali pulih. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 20 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dinamika Nilai Tukar Euro Terhadap Pergerakan Emas

HARGA EMAS HARI INI - Hubungan antara nilai tukar Euro dan Dolar AS secara tidak langsung memengaruhi harga emas berjangka yang dihargai dalam mata uang Amerika. Perubahan kebijakan atau data ekonomi di Zona Euro dapat melemahkan atau memperkuat Dolar, yang kemudian berimbas pada daya beli emas global. Saat ini, fokus pasar beralih pada data inflasi dan pertumbuhan di Eropa.

Kemarin, rilis data ekonomi dari Jerman dan Perancis menunjukkan gambaran yang bervariasi, namun cukup untuk menjaga stabilitas mata uang Euro. Hal ini membantu emas untuk tidak mengalami penurunan tajam saat pasar Amerika sedang libur. Keseimbangan kekuatan antara mata uang utama dunia ini memberikan ruang napas bagi komoditas logam mulia.

Dampaknya hari ini adalah pergerakan emas terlihat sangat sinkron dengan fluktuasi pasangan mata uang EUR/USD di sesi perdagangan Eropa. Pelemahan tipis pada Euro pagi ini menyebabkan emas sedikit tertekan saat memasuki pasar London. Para trader mulai memperhitungkan kemungkinan bank sentral Eropa akan lebih dulu memotong suku bunga dibandingkan Fed.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan bergerak mengikuti arah Dolar AS setelah penyesuaian pasar terhadap data ekonomi Amerika. Jika Dolar menguat karena data manufaktur yang solid, maka emas diprediksi akan melemah meskipun Euro stabil. Sebaliknya, kelemahan Dolar secara luas akan menjadi karpet merah bagi emas untuk menguji level resisten baru nanti malam. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 19 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Gejolak Geopolitik di Laut Merah Terus Menopang Harga Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terus mendapatkan dukungan dari ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di wilayah Laut Merah yang memicu kekhawatiran akan kenaikan biaya pengiriman global. Berdasarkan update kalender berita kemarin, gangguan pada jalur perdagangan ini berpotensi memicu kembali inflasi melalui kenaikan biaya logistik barang-barang kebutuhan pokok. Dalam situasi di mana risiko inflasi akibat gangguan pasokan meningkat, emas secara otomatis menjadi pilihan utama bagi investor untuk melindungi nilai aset mereka.

Dampaknya untuk hari ini, harga emas cenderung bergerak stabil dengan bias menguat meskipun volume perdagangan dunia berkurang akibat libur hari Martin Luther King Jr. di Amerika Serikat. Para pelaku pasar di sesi London terlihat lebih aktif melakukan lindung nilai menggunakan kontrak emas karena ketidakpastian politik yang masih tinggi di kawasan Timur Tengah. Emas dipandang sebagai pelabuhan terakhir yang paling aman ketika aset-aset berisiko lainnya seperti saham mengalami tekanan akibat ketidakpastian global.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh stabilnya imbal hasil obligasi pemerintah di pasar internasional yang tidak menunjukkan kenaikan tajam pada perdagangan hari ini. Selama imbal hasil obligasi tidak memberikan tekanan, emas memiliki ruang yang cukup luas untuk mempertahankan posisinya di level tinggi. Sentimen beli dari pasar fisik di wilayah Asia juga terpantau meningkat, memberikan tambahan tenaga bagi emas untuk tetap berada dalam zona hijau di sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan bertahan di area positif dengan pergerakan yang lebih stabil hingga sesi perdagangan berakhir. Tanpa adanya dorongan berita ekonomi mendesak dari Amerika Serikat malam ini, fluktuasi harga akan lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan berita geopolitik terbaru. Investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi lonjakan volatilitas saat pasar New York dibuka kembali besok pagi dengan membawa reaksi tertunda terhadap sentimen akhir pekan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 15 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Fokus Trader Emas Berjangka Bergeser ke Data Empire State Manufacturing Malam Nanti

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak moderat pada perdagangan hari ini dengan fokus utama para pelaku pasar yang kini tertuju pada rilis data Empire State Manufacturing Index malam nanti. Data ini sangat krusial karena merupakan indikator kesehatan sektor manufaktur di wilayah New York yang sering menjadi acuan nasional.

Pasar masih mencerna dampak dari data IHK kemarin yang menunjukkan inflasi masih di atas target. Jika data manufaktur malam nanti menunjukkan angka negatif, maka hal itu akan memperkuat ekspektasi bahwa ekonomi sedang mendingin, yang sangat menguntungkan harga emas.

Forecast malam nanti memprediksi emas akan bergerak dalam volatilitas menengah hingga tinggi. Level resistansi atas sedang diincar oleh para pembeli jika data manufaktur keluar lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Pakar dari RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan indikator manufaktur ini. "Data malam nanti bisa menjadi pemicu reli emas. Pastikan margin akun Anda cukup untuk menghadapi ayunan harga yang mungkin terjadi," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 14 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat di Tengah Kekhawatiran Gagal Bayar Perusahaan Properti Besar di Asia

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang solid hari ini dipicu oleh laporan mengenai potensi gagal bayar (default) utang obligasi oleh salah satu raksasa properti di Asia Timur. Berita ini memicu kekhawatiran akan penularan risiko sistemik ke sektor perbankan dan pasar keuangan yang lebih luas.

Ketakutan akan krisis properti yang berkepanjangan mendorong investor untuk menarik diri dari aset berisiko dan mencari perlindungan pada emas. Emas dianggap sebagai pelabuhan aman yang paling stabil saat kepercayaan terhadap instrumen utang korporasi mulai goyah. Peningkatan premi risiko kredit di wilayah Asia memberikan dorongan bagi kenaikan harga emas di pasar internasional.

Penguatan emas juga didukung oleh pelemahan indeks saham regional yang merespons negatif potensi krisis utang tersebut. Emas kembali berfungsi sebagai asuransi portofolio yang efektif di tengah gejolak sektor real estat.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat sensitif terhadap pengumuman restrukturisasi utang dari perusahaan terkait. Investor disarankan untuk memantau nilai tukar mata uang regional terhadap Dolar AS. Emas kini didorong oleh risiko sistemik di sektor properti Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 13 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Sejarah Central Bank Gold Agreements dan Relevansinya Saat Ini

HARGA EMAS HARI INI - Central Bank Gold Agreement (CBGA) pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 untuk menstabilkan pasar emas setelah beberapa bank sentral Eropa mulai menjual cadangan emas mereka dalam jumlah besar. Perjanjian ini membatasi jumlah emas yang dapat dijual oleh bank sentral setiap tahunnya, yang secara efektif menghilangkan ketidakpastian pasokan yang selama ini menekan harga.

Meskipun perjanjian formal ini telah berakhir pada tahun 2019, prinsip-prinsip transparansi dan koordinasi antar bank sentral tetap terjaga. Saat ini, fokus bank sentral telah bergeser dari menjual menjadi pembeli emas bersih. Namun, memahami sejarah CBGA memberikan perspektif penting bagi trader mengenai betapa krusialnya kebijakan bank sentral dalam membentuk struktur harga emas berjangka dalam jangka panjang.

Kepercayaan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh fakta bahwa bank-bank sentral dunia kembali melihat emas sebagai aset strategis. Stabilitas yang dulunya diciptakan oleh CBGA kini telah digantikan oleh permintaan institusional yang kuat, yang memberikan bantalan bagi harga emas di tengah fluktuasi ekonomi global yang dinamis. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id